BLITAR, PETISI.CO – Semua anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPRD) Kota Blitar terhitung mulai 11 – 15 Februari 2019, telah melakukan reses. Dalam reses ini memaksimalkan penyerapan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) masing masing. Selanjutnya hasil reses itu dibahas di sidang Paripurna khusus pada Senin (18/02/2019) pagi.
Totok Sugiarto Wakil Ketua DPRD Kota Blitar mengatakan, DPRD Kota Blitar telah menggelar Rapat Paripurna Khusus dengan agenda penyampaian hasil reses anggota DPRD Kota Blitar Masa Persidangan I Tahun 2019.
“ Awal tahun ini kita sudah mulai melakukan reses, semua anggota Dewan telah melakukannya sesuai jadwalnya masing-masing. Dimana ada waktu sekitar 5 hari untuk melaksanakannya,” kata Totok Sugiarto, usai Rapat Paripurna Khusus.
Lebih lanjut Totok menjelaskan, beberapa aspirasi masyarakat telah disampaikan oleh masing-masing anggota dewan. Rata-rata masyarakat menginginkan percepatan pembangunan pasar, seperti pasar legi dan juga pasar templek. Karena keberadaan pasar dinilai sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Blitar.
“Rata-rata masyarakat memang memberikan tuntutan pembangunan pasar. Baik itu pasar legi, pasar templek, maupun pasar-pasar lainnya yang perlu segera dibangun oleh Pemkot Blitar,” tandasnya.
Menurut Totok Sugiarto, selain terkait pasar, masyarakat juga masih mengeluhkan infrastruktur pembangunan, baik jalan, drainase, saluran, irigasi, maupun jembatan. Karena beberapa infrastruktur juga dinilai sudah perlu diperbaiki ataupun dibangun kembali.
Totok menambahkan, kurun waktu 2 minggu ke depan, aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada anggota dewan harus sudah menjadi pokok pikiran Dewan.
Sehingga bisa segera disampaikan ke Pemerintah Kota Blitar sebagai acuan Rencana Kegiatan Anggaran tahun 2020 mendatang. Sehingga Nanti bisa dikerucutkan menjadi pokok pikiran Dewan.
“Selanjutnya kita sampaikan ke Pemkot Blitar, sebagai pertimbangan pembentukan Rencana Kerja Anggaran (RKA) 2020 mendatang,” pungkas Totok Sugiarto.(min)







