Petisi
Panik, warga saat menyaksikan Pasar Tradisional Desa Candi Kecamatan Dungkek Sumenep yang terbakar
PERISTIWA

Pasar Tradisional Desa Candi Kecamatan Dungkek Sumenep Kembali Terbakar

SUMENEP, PETISI.CO – Pasar tradisional yang terletak di Desa Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali mengalami kebakaran, Rabu (25/3/2020) sore.

Saksi mata yang menyaksikan peristiwa kebakaran Imam Santoso menyebut, kejadian itu sekitar pukul 14:30 WIB. Munculnya titik api bermula dari kios dibagian tengah pasar.

“Kejadiannya sekitar jam 14.30 WIB, dari kios dibagian tengah pasar,” terangnya.

Lanjut dia, api baru diketahui oleh warga sekitar setelah kepulan asap membumbung tinggi dengan kecepatan angin yang sangat kencang.

Karena selain angin yang sangat kencang, kios di bagian tengah banyak dagangan yang mudah terbakar seperti baju, aksesoris, kertas sehingga membuat api cepat membesar.

“Itu baru diketahui setelah api membumbung tinggi, kios dibagian tengah kan banyak yang mudah terbakar, angin sangat kencang jadi cepat membesar,” katanya.

Peristiwa kebakaran pasar di Desa Candi Kecamatan Dungkek tersebut, dikatakan dia yang juga mantan Kepala Desa Candi bukan yang pertama kalinya.

Sebab sebelumnya di pasar tradisional itu juga pernah terjadi tetapi hanya satu kios. Tapi kebakaran yang terjadi kali ini hampir meludes seluruh kios.

“Sebelumnya juga pernah terjadi tapi hanya satu kios saja, tidak seperti sekarang,” ujarnya.

Kebakaran pasar tersebut baru bisa dipadamkan sekitar pukul 17:00 WIB dengan bantuan sebanyak 2 (dua) unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi.

Sementara, hingga peristiwa kebakaran berhasil dipadamkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, penyebab kebakaran maupun kerugiannya.(ily)

terkait

Kunjungi RSJ Menur, Gubernur Berikan Tasbih Hijau ke Pasien Wiji Fitriana

redaksi

Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Muara Takus 2019 dan Halal Bihalal Forkopimda Kuansing

redaksi

Bupati Maryoto Birowo Sambangi Kantor PJI Perwakilan Tulungagung

redaksi