PDIP Jombang Siap Usung Kader Partai Lain

oleh
Ketua DPC PDI-P Jombang, Marsaid (pegang mic) didampingi sejumlah pengurus

Jaring Calon Bupati Jombang

JOMBANG, PETISI.CO – Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Jombang Jawa Timur, mempersilahkan kader dari partai lain untuk ikut dalam penjaringan bakal calon bupati (Bacabup)- bakal calon wakil bupati (Bacawabup), menghadapi perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jombang Tahun 2018.

Ketua DPC PDIP Jombang, Marsaid menyatakan, pihaknya memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk berpartisipasi dalam Pilkada menggunakan kendaraan PDIP. DPC PDIP Jombang, ujarnya, melakukan penjaringan Bacabup dan Bacawabup berdasarkan asas keterbukaan.

“Sebagai partai terbuka, kami persilahkan kepada siapa saja, baik akademisi, pengusaha ataupun yang lain. Termasuk dari kalangan Pers, silahkan untuk ikut dalam penjaringan yang dilaksanakan PDI Perjuangan,” kata Marsaid, dalam siaran pers di Kantor DPC PDIP Jombang, Sabtu (29/4/2017).

Bakal Cclon bupati serta bakal calon wakil bupati Jombang, beber Marsaid, tidak hanya terbatas pada warga Jombang. Warga dari daerah lain juga dipersilahkan turut serta dalam penjaringan. Kader dari Parti lain, ujar mantan anggota DPRD Jombang ini, juga diperkenankan untuk mendaftar.

“Kami memperlakukan sama, terbuka untuk seluruh warga Indonesia. Perlakuan kami kepada kader Partai lain yang ikut dalam penjaringan, sama seperti perlakuan kami kepada calon yang lain. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh setiap orang yang mendaftar dalam penjaringan ini,” jelasnya.

Dipaparkan, PDI Perjuangan  hanya akan menerima pendaftar Bacabup dan Bacawabup Jombang yang memenuhi persyaratan dan ketetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta aturan PDI-P.

“Syaratnya, menerima Pancasila sebagai ideologi negara dan setia kepada NKRI. Untuk yang anti pancasila, kami tegaskan tidak akan diterima untuk diusung PDI-P,” tandas Marsaid.

Ditambahkan, untuk pendaftar Bacabup dan Bacawabup Jombang dari Partai politik lain tidak harus berpindah partai. “Kalau dari Partai lain, tidak harus pindah ke Partai kami. Nanti akan ada mekanisme komunikasi politik antar partai,” papar Marsaid.

Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup Jombang oleh PDI-P Jombang dilaksanakan pada 2 – 16 Mei 2017. Setelah dilakukan verifikasi pada 17 – 18 Mei 2017, para pendaftar dalam penjaringan Bacabup dan Bacawabup Jombang di PDI-P, selanjutnya mengikuti sesi wawancara.

Setelah mengikuti mekanisme penjaringan yang ditetapkan DPC PDI-P Jombang, nama-nama yang diusulkan, baik dari internal Partai maupun dari eksternal partai, selanjutnya diwajibkan untuk ikut sekolah calon kepala daerah. Langkah tersebut diharapkan memperkuat dan meningkatkan kapasitas dan kualitas calon kepala daerah.

Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup Jombang yang dibuka oleh PDI-P Jombang, ujar Marsaid, dilaksanakan secara gratis. Tidak ada mahar yang harus disiapkan oleh para calon.

“Yang pasti dalam proses penjaringan ini, para pendaftar tidak kami bebani dengan anggaran,” katanya.

Fungsionaris DPC PDI-P Jombang, Joko Triono menambahkan, pada penentuan calon kepala daerah yang diusung oleh partai, terdapat mekanisme penjaringan Bacabup dan Bacawabup serta penetapan calon. Untuk rekomendasi calon peserta Pilkada, dalam hal ini calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, kewenangannya di Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI-P.

“Sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan, Pengurus DPC melakukan penjaringan siapa-siapa kader terbaik dan layak untuk dicalonkan. Kami mengusulkan kepada DPP dan rekomendasinya diputuskan oleh DPP,” beber Ketua DPRD Jombang ini.(msi)