PETISI.CO
Siswa SMKN 3 Boyolangu saat divaksin
PERISTIWA

Pelajar SMA-SMK di Tulungagung Mulai Divaksin

TULUNGAGUNG, PETISI.COSebanyak 1000 siswa SMA-SMK di Kabupaten Tulungagung sudah mulai mendapatkan vaksinasi dosis pertama dari Dinas Kesehatan Tulungagung sebagai awalan atau pilot project pemberian vaksin Covid-19 kepada pelajar menengah atas dalam program vaksinasi secara serentak Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmad melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Didik Eka mengatakan, hari ini provinsi Jawa Timur melakukan vaksinasi untuk para pelajar SMA-SMK Negeri secara serentak.

Menurut Didik, sesuai data dashboard dari KCPEN bahwa usia 12 hingga 18 tahun tercatat ada 92.535 siswa yang rencananya nanti akan diberikan vaksin.

Baca Juga :  Ratusan Prajurit Kodim 0815/Mojokerto Divaksin Sinovac

Didik menyampaikan, jenis vaksin yang diberikan pada pelajar yakni vaksin jenis Sinovac.

“Karena aturannya adalah sinovac untuk usia segitu, ya nanti (kita) sinovac untuk dosis satu dan dosis dua,” sambung Didik Eka menambahkan.

Didik mengaku, untuk petunjuknya sudah ada namun saat ini pihaknya masih menunggu datangnya vaksin.

“Sebagai pilot project dan sebagai awalan dari kegiatan ini sesuai dengan petunjuk dari provinsi bahwa pada hari ini secara serentak seluruh Jawa timur mengadakan vaksinasi 1000 siswa,” terang Didik Eka kepada petisi.co, Rabu (4/8/2021) siang.

Baca Juga :  Pemdes Tanjung Kalidawir Salurkan BLT DD Tahap Satu Tahun Anggaran 2021

“Nah, kebijakan dari Cabang Dinas SMA/SMK provinsi Jatim, untuk Tulungagung mendapat 1000 dosis vaksin itu dibagi dua sekolah yaitu di SMAN 1 Kedungwaru dan SMKN 3 Boyolangu. Dan hari ini pelaksanaannya, masing – masing sekolah mendapat jatah 500 dosis,” timpal Didik Eka.

Vaksinasi untuk pelajar ini, masih menurut Didik Eka, pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan vaksin pada umumnya yaitu pelajar sebelumnya juga harus melalui pemeriksaan kesehatan atau sekrining kesehatan terlebih dahulu.

“Bagi pelajar yang belum mempunyai KTP cukup menunjukkan Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti identintas karena itu merupakan salah satu syarat vaksinasi,” ujar Didik.

Baca Juga :  Tangkal Penyebaran Covid–19 Koramil Bangsal Lakukan Ini

Didik juga menandaskan untuk seluruh pelajar dari usia tingkat SD hingga SMA nantinya akan dipastikan mendapatkan vaksin covid-19.

“Jangan khawatir, nanti semua pelajar akan mendapat giliran berikutnya,” pungkas Didik.

Sementara itu, Rofig Suyudi, Kepala SMKN 3 Boyolangu juga mengatakan, dengan adanya vaksinasi kepada pelajar ini merupakan bagian upaya untuk mempersiapkan proses pembelajaran secara tatap muka.

“Dengan diberikannya vaksin ini, kami berharap untuk para siswa bisa terlindungi dari virus covid-19 dan nantinya agar pembelajaran secara tatap muka segera bisa dilakukan,” ujarnya. (par)

terkait

Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana Jalani Isolasi

redaksi

Bupati Bondowoso Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid yang Dibangun PCNU

redaksi

Bupati Wajo: Bantuan Yang Masuk di Posko Covid-19 untuk Semua Elemen Yang Terdampak

redaksi