Pembangunan Drainase Oleh TMMD ke 102 Gresik Sudah Mencapai 99 Persen

oleh

GRESIK, PETISI.CO – Pekerjaaan insfrastruktur TMMD ke-102 Gresik dalam pembangunan drainase sepanjang 120 M x 40 CM, yaitu saluran air di lingkungan Dusun Karang Pilang, Desa Ngampel, Kec. Balongpanggang Gresik telah memasuki tahap akhir, yang hingga saat ini sudah mencapai 99 %, Minggu (5/8/2018).

Anggota Satgas dan juga warga masayarakat, telah bahu-membahu dan bergotong royong dalam melaksanakan pembangunan drainase tersebut, tanpa mengenal lelah dan waktu dengan semangat mereka terus melanjutkan pembangunan tersebut, sehingga kini telah memasuki tahap akhir dan finishing.

Aktifitas dan tindakan teknis dalam pembangunan drainase ini, guna mengantisipasi musim penghujan dengan memaksimalkan saluran air, oleh karena itu pembangunan terus dikebut agar benar-benar untuk membangun total perekonomian warga Ngampel, khususnya di sektor pertanian, selain pembangunan waduk dan selokan.

Mengingat manfaat dari drainase saluran air di lingkungan Dusun Karang Pilang, Desa Ngampel sangat vital. Selain itu, plesterilisasi dan pengacian juga dimaksimalkan untuk melancarkan pembuangan air ke lahan pertanian warga, jika saluran tersebut kedap air maka dipastikan jalan tersebut akan tahan lama.

Pada kesempatan itu, Abdul Rochim, Kepala Desa Ngampel bersama – sama dengan warga setempat, ikut berpartisipasi dalam membantu satgas TMMD.

“Manfaat lain dari saluran ini adalah untuk memperbesar tingkat kelancaran aliran air tanah pada bagian bahu jalan,” ucap Rochim.

Lanjut Rochim, saat ini karena musim kemarau memang warga belum merasakan, namun jika sudah masuk pada musim penghujan sekitar Oktober nanti, pasti mulai terlihat peran penting saluran Drainase yang sedang kita kerjakan ini.

Pembangunan drainase ini diharapkan dalam 1 hari lagi sudah mencapai 100 %, mengingat hal ini sesuai dengan jadwal 3 hari lagi acara puncak, yaitu penutupan program TMMD Ke-102 Gresik, dan akan ditutup dengan harapan agar tanggungan pembangunan drainase sudah selesai, dan bisa dipergunakan oleh para petani di Desa Ngampel. (bah)