PETISI.CO
Tersangka dengan pengawalan ketat menuju lokasi rekonstruksi.
HUKUM

Pembunuhan di Desa Ngelom Taman Sidoarjo Direkonstruksi  

SIDOARJO, PETISI.CO – Jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Ahmad Harianto (29) warga Bangkalan Madura, yang ditemukan tewas dengan kepala dan perut terluka akibat sabetan clurit memperagakan 21 adegan. Rekonstruksi digelar di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah kosan Desa Ngelom Megare, Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, Selasa (24/12/2019).

Rekonstruksi dimulai dari tersangka menghadang hingga membacok korban melibatkan tersangka Miftahul Huda alias Taol (23) warga Megare Ngelom Taman dan pemeran pengganti sebagai korban.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, bahwa antara korban dan tersangka ini sebenarnya berteman. Namun pada Jumat tanggal 20 Desember 2019, waktu itu korban bersama teman-temannya termasuk tersangka melakukan pesta miras. Usai pesta miras, korban bertengkar dengan orang lain. “Tersangka yang datang berusaha melerai pertengkaran tersebut, namun malah dipukul korban,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Baca Juga :  Polres Batu Bekuk Pelaku Gendam

Lanjutnya, tersangka yang masih terpengaruh alkohol, akhirnya pulang tapi dalam hatinya ingin membalas dendam apa yang sudah dilakukan korban terhadapnya.

“Tersangka pun membuat perhitungan dengan korban yaitu mendatanginya di rumah kos korban. Tanpa bertele-tele, tersangka langsung menebas korban dengan clurit yang sudah dibawanya,” terangnya.

Ditambahkan, usai membunuh korban, dengan kesigapan aparat kepolisian, akhirnya sebelum 12 jam, tersangka ditangkap di rumah kakeknya di Trenggalek. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP Subs Pasal 340 KUHP atau Pasal 351 ayat 1 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.

Baca Juga :  Proyek Peningkatan Magersari-Pagerwojo Rp 1,5 Miliar Disoal LSM PARI

Ketika rekonstruksi digelar, masyarakat setempat ikut menyaksikan reka ulang aksi pembacokan yang dilakukan oleh tersangka. Masyarakat juga menyauti tersangka yang telah melakukan pembunuhan di daerahnya. (try)

terkait

Sidang Salah Transfer BCA, Terdakwa Ardi Sanggup Mengangsur

redaksi

Cabuli Anak Dituntut Tujuh Tahun Penjara  

redaksi

Kapolda Sulteng: Tujuh Sasaran Operasi Keselamatan 2019

redaksi