Petisi
Kepala Dinkes Bondowoso, Muhammad Imron
PEMERINTAHAN

Pemkab Bondowoso Beri Pelayanan Puskesmas Kelas III Gratis

BONDOWOSO, PETISI.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, akan memberikan pelayanan kelas III, gratis untuk seluruh masyarakat di wilayah Kota Tape ini. Program tersebut, tidak melihat kondisi ekonomi dari masyarakat, melainkan semua bisa mendapatkan pelayanan  secara gratis.

“Program itu diberlakukan semua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan jaringannya. Baik, Puskesmas pembantu maupun Ponkesdes,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, Muhammad Imron, dikantornya jalan Imam Bonjol, belum lama ini.

Program tersebut, tidak melihat warga miskin atau tidak mampu. Selama ia penduduk Bondowoso maka kita berikan secara gratis. Baik rawat inap. Akan tetapi harus memenuhi persyaratan, yaitu dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

“Silahkan bawa identitas apapun yang menunjukkan identitas sebagai penduduk Bondowoso. Apakah KTP atau KK, terserah, mana yang dipakai,” jelas Imron.

Program gratis ini, lanjut dia, untuk semua masyarakat Bondowoso. Sehingga, tidak ada istilah berapa jumlah masyarakat  yang telah tercover atau tidak. Hal ini berbeda dengan masyarakat miskin yang diintregasikan.

“Ini beda.  Tidak terintegrasi dengan BPJS. Kalau terintegrasi ada proses tersendiri. Itu khusus untuk masyarakat miskin yang tidak tercover oleh Jaminan Kesehatan Nadional (JKN),” ungkapnya.

Seraya mengatakan, bahwa program tersebut, sebenarnya telah berlaku sejak di pemerintahan sebelumnya, yakni  Bupati Amin Said Husni. Dan saat ini Bondowoso di bawah kepemimpinan Bupati Salwa Arifin, tetap  berkomitmen untuk melanjutkan program tersebut.

“Program ini sejak pemerintahan sebelumya. Dan kita teruskan, karena ini sudah menjadi komitmen Kepala Daerah dan Wakilnya untuk meneruskan,” katanya.

Selain itu, Imron mengungkapkan,  semua pembiayaan gratis di kelas III ini, dicover oleh APBD. Pada tahun 2018, Pemkab menggelontorkan sekitar Rp 9 milliar.

“Tahun ini sementara sama dengan struktur APBD tahun 2018 awal. Sama dengan tahun 2018, tapi ada komitmen  untuk kita naikkan lagi di perubahan APBD,” pungkasnya.(latif)

terkait

Cegah Penyebaran Corona, Pantai Serang Ditutup untuk Pengunjung

redaksi

Dugaan Beras BPNT Berbahan Plastik, Dinsos Sumenep Nyatakan Layak Konsumsi Sesuai Hasil Lab

redaksi

PSBB Malang Raya Mulai Diterapkan 17 Mei 2020

redaksi