Pemkab Jember Pastikan Bantuan Pangan Oktober-November Tepat Sasaran

oleh -131 Dilihat
oleh
Akhmad Helmi Luqman, Kepala Dinas Sosial Jember saat menyerahkan bantuan pangan secara simbolis

Jember, petisi.co – Pemerintah Kabupaten Jember bersama Bulog Jember, meluncurkan Bantuan Pangan periode Oktober-November 2025.

Acara yang digelar di Balai Kelurahan Wirolegi. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.

Kepala Dinas Sosial Jember, Akhmad Helmi Luqman, hadir mewakili Bupati Jember, menyampaikan pesan tegas mengenai pemanfaatan bantuan. Ia menekankan pentingnya memastikan bantuan dipergunakan sesuai kebutuhan keluarga, sejalan dengan instruksi Presiden yang meminta agar bantuan tidak diperjualbelikan. Guna untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, Jumat (14/11/2025).

“Tambahan minyak Goreng Kita, sebanyak 2 liter pada periode ini, dan bentuk peningkatan manfaat bagi masyarakat. selain beras 10 kilogram yang selama ini sudah diterima keluarga penerima manfaat,” jelas Helmi.

Helmi menjelaskan bahwa penetapan penerima bantuan berlandaskan Data Tingkat Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sebuah sistem data yang diperbarui secara berkala untuk menangkap perubahan kondisi sosial ekonomi warga.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah penerima di Jember mengalami penyesuaian sekitar seribuan orang akibat berbagai faktor, mulai dari perubahan tingkat kesejahteraan, perpindahan domisili, hingga data kematian.

Lanjut Kepala Dinas Sosial Jember. Sistem klasifikasi kesejahteraan melalui desil 1 hingga 5, menurutnya, menjadi acuan pokok pemerintah untuk memastikan bantuan benar-benar tersalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Helmi juga menegaskan bahwa program bantuan pangan ini, diharapkan mampu menurunkan beban pengeluaran rumah tangga, sekaligus meningkatkan efektivitas bantuan dalam mendukung upaya penurunan angka kemiskinan di seluruh wilayah Kabupaten Jember.

Harapannya kolaborasi antara Pemkab Jember dan Bulog sebagai langkah penting guna menjaga ketahanan pangan daerah, dan memastikan stabilitas pasokan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ade Saputra, Kepala Bulog Jember menjelaskan perkembangan penyaluran bantuan di wilayah Wirolegi dan memiliki 670 penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, seratus orang menerima bantuan secara simbolis. sementara sisanya akan menerima bantuan secara bertahap, sesuai jadwal pendistribusian yang disusun bersama dinas terkait.

“Bahwa Bulog telah menyiapkan hampir 4.000 ton beras dan 89.000 liter Minyak Kita, untuk memenuhi kebutuhan penerima manfaat di Jember. Ia memastikan bahwa seluruh stok pangan dalam kondisi baik dan sudah melalui proses pengecekan kuwalitas sebelum didistribusikan,” kata Ade.

Ade Saputra berkata, untuk ketersediaan pangan di Jember berada dalam kondisi aman. Bulog memiliki cadangan beras mencapai 88 ribu ton dan Minyak Kita sebanyak 80.600 ton, jumlah ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua tahun ke depan.

“Meskipun memasuki musim hujan, Bulog memastikan pendistribusian tetap berjalan sesuai rencana. Selain itu, penyerapan gabah petani terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan keseimbangan pasokan pangan di tingkat produksi,” tambah Ade.

Kerja sama dengan TNI-Polri juga terus berlangsung, untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan dan mendukung pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penyaluran bantuan pangan ini akan terus bergulir ke seluruh kecamatan di Kabupaten Jember hingga akhir November 2025. Jelas Ade

“Harapan Pemkab Jember, program ini dapat diakses oleh seluruh keluarga penerima manfaat dan memberi kontribusi besar dalam memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah berbagai tekanan ekonomi,” tandasnya. (zen)

No More Posts Available.

No more pages to load.