PETISI.CO
Bupati Magetan, Suprawoto didampingi Kepala Dinsos Magetan, Yayuk Srirahayu.
PEMERINTAHAN

Pemkab Magetan Dorong Percepatan Realisasi Bansos PPKM Darurat Bagi Masyarakat

MAGETAN, PETISI.CO – Upaya Pemulihan ekonom bagi warga masyarakat terdampak PPKM dadurat covid-19, Bupati Magetan mendorong percepatan realisasi bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat. Ha itu disamapaikan bupati didampingi Sekretaris Daerah, Asisten juga Kepala OPD saat diskusi zoom meeting yang digelar Provinsi Jawa Timur dipimpin Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama seluruh Bupati/wali kota se-Jawa Timur, di ruang jamuan pendopo Surya Graha, Kamis (22/07/2021).

Bupati Magetan, Suprawoto didampingi Kepala Dinsos Magetan, Yayuk Srirahayu menyampaikan dengan adanya PPKM darurat Level 4 pasti masyarakat menerima dampak dari pelaksanaan tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Magetan Gelar Rapat Evaluasi Penanganan dan Pelaksanaan Instruksi Mendagri PPKM Berbasis Mikro

Pemerintah tentu memperhatikan tentang hal tersebut untuk itu pemerintah yang di kabupaten menunggu dari pusat.

“Karena penerimanya tidak boleh dobel hal itu yang harus hati-hati. Jika dobel penerima, risikonya kita yang kena. Oleh sebab itu harus dipastikan,” terang Suprawoto.

Jadi data yang ada di desa yang tidak masuk dalam data penerima PKH atau BST akan ditanggung oleh dana desa (DD) Kalau data yang ada di kelurahan akan ditanggung oleh dana anggaran APBD.

Data yang masuk di kelurahan sebanyak 1.872 orang. Jadi teorinya anggaran ini jika dibebankan pada pemerintah pusat atau provinsi juga kabupaten tentunya akan berat.

Baca Juga :  Tiga Pilar Kabupaten Lamongan Salurkan Kebutuhan Warga Terdampak PPKM Darurat

Jadi dalam realisasi bantuan ini pemerintah mengisi orang-orang yang  yang tidak masuk dalam data itu, namun khusus untuk kelurahan.

“Karena di kelurahan tidak ada dana desanya. Ppenerima bansos ini tidak boleh ada penerima dobel jadi yang sudah mendapatkan PKH maupun BST dari pusat tidak menerima lagi dari pemda,” jelas Bupati.

Yayuk Srirahayu menambahkan bantuan BST dari kemensos sebenarnya sudah berakhir di bulan April kemarin namun dengan adanya PPKM Darurat ini Kemensos menambah waktunya hingga dua bulan.

Baca Juga :  Bupati Sampaikan Capaian Pembangunan Pemkab Magetan dan Program Unggulan Tahun 2021

“Jika di daerah lain sudah ada yang cair namun di Kabupaten Magetan belum ada dan bantuan tersebut langsung diterima oleh masyarakat penerima mamfaat disalurkan melalui kantor pos,” tutupnya. (pgh)

terkait

Satgas Covid-19 Jatim Rahasiakan Nama Penerima Vaksin

redaksi

Bupati Dharmasraya Ambil Sumpah dan Janji 109 Pegawai P3K Sebagai Pejabat Fungsional

redaksi

Setelah Wakil, Fauzi Incar Bupati Sumenep

redaksi