Situbondo, petisi.co – Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyatakan telah mengalokasikan anggaran dari Biaya Tak Terduga atau BTT sekitar Rp370 juta untuk rehabilitasi rumah warga terdampak gempa bumi beberapa waktu lalu.
”Ini merupakan komitmen pemerintah daerah, seluruh perbaikan rumah warga terdampak gempa yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi tanggung jawab Pemkab Situbondo,” ujar Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Selasa (30/9/2025).
Bupati Situbondo mengatakan Anggaran sekitar Rp370 juta, pekan depan akan mulai disalurkan kepada masing-masing korban terdampak gempa untuk merehabilitasi rumah yang rusak ringan, sedang dan rusak berat.
Dari 145 kepala keluarga korban gempa yang tersebar di empat desa di Kecamatan Banyuputih (Desa Sumberejo, Sumberanyar, Sumberwaru dan Wonorejo), nantinya akan menerima uang bantuan tersebut melalui rekening bank.
Bantuan untuk perbaikan rumah mereka bervariasi, masing-masing korban guncangan gempa bumi bermagnitudo 5,4 itu mulai dari Rp1 juta hingga Rp30 juta, menyesuaikan dengan kerusakannya
”Data 146 rumah terdampak gempa ini sebelumnya sudah dilakukan pengecekan lapangan oleh ahlinya, sehingga hari ini sudah bisa ditentukan nominal bantuan masing-masing korban gempa,” lanjutnya.
Pemeeintah Kabupaten Situbondo menganggarkan Rp370 juta untuk pembelian bahan material bangunan juga sekaligus termasuk upah pekerja.
”Ini juga ada administrasi perbankan, karena nanti ini akan ditransfer langsung ke rekening mereka dan para korban gempa sudah tidak lagi dibebani biaya apapun,” lanjutnya.
Dari 145 rumah warga terdampak gempa tersebar di empat desa di Kecamatan Banyuputih, itu, 63 rumah di antaranya rusak ringan, 23 rumah rusak ringan dan 57 rumah rusak berat.
Diketahui Gempa dengan magnitudo 5,7 dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,4 berpusat 18 kilometer tenggara laut Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, dengan kedalaman 12 kilometer, namun tidak berpotensi tsunami, Pada Kamis (25/9) pukul 16.04 WIB BMKG. (eko/adv)





