Pemkot Surabaya Kirim Relawan Mahasiswa untuk Bantu Penanganan Covid-19

oleh -94 Dilihat
oleh
Pemberangkatan Mahasiswa yang jadi relawan penangan Covid-19 (foto : ist)
-->

SURABAYA, PETISI.CO – Puluhan mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) yang menjadi relawan yang diberangkat oleh Pemkot Surabaya untuk membantu upaya penangan Covid-19.

Relawan mahasiswa yang tergabung berasal dari sejumlah universitas di Kota Surabaya, seperti Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Universitas Muhammadiyah, Universitas Ciputra (UC), Ubaya, Universitas Widya Mandala, dan Stikes Katolik St Vincentius a Paulo Surabaya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, pemberangkatan relawan yang terdiri dari para mahasiswa itu bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung dalam menangani wabah Corona.

“Dahulu saat menjadi mahasiswa, saya memperbanyak pengalaman. Ikut pameran arsitektur keluar kota. Jadi punya pengalaman mengatur dan menghadapi masyarakat karena selalu ikut turun. Kalau tidak ada pengalaman itu, berat jadi wali kota,” kata Wali Kota Risma di Balai Kota, Senin (3/8/2020).

Risma menyebut, para relawan yang diberangkatkan ini telah difasilitasi dengan Alat Pelindung Diri (APD), mulai dari face shield, google glass, hingga baju hazmat.

Sementara itu ditempat yang sama, Hudi Winarso selaku Dekan FK Univesitas Ciputra Surabaya menyatakan, pihak kampus menerima dengan baik kebijakan Pemkot Surabaya yang melibatkan mahasiswa untuk terjun sebagai relawan penanganan Covid-19.

Kemudian, lanjut dia, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengikuti rencana yang sudah disiapkan.

“Kami senang. Universitas Ciputra menyambut dengan sangat positif. Apalagi tadi Ibu Wali menyampaikan suasananya semakin baik dan ini by design keterlibatan mahasiswa untuk pengalaman apalagi sudah disiapkan APD nya sekalian,” kata Hudi.

Tak hanya mahasiswa, UC juga turut mengirimkan dokter spesialis mikrobiologi Wira Widjaya Lindarti, dr, spMK juga diminta untuk membantu Labkesda yang berlokasi di Jalan Gayungan, Surabaya.

“Karena dr spesialis Microbiologi Klinik Univ Ciputra, Wira Widjaya Lindarti, dr, spMK ini sangat berpengalaman untuk test swab. Jadi beliau juga ikut membantu,” terangnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Dekan FK UNUSA, dr. Handayani dengan mengatakan, pihaknya juga siap membantu Pemkot Surabaya baik dalam pemeriksaan swab dan rapid test dengan tujuan menemukan kasus baru, sehingga upaya pencegahan bisa semakin maksimal.

“Dengan demikian untuk pencegahan penularan supaya lebih efektif. Kita mendukung upaya tersebut,” kata dr Handayani.

Sedangkan untuk penugasan, ia bakal melakukan pembicaraan lebih mendalam dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, diantaranya penjadwalan, lokasi, hingga perlindungannya.

Tak lupa juga terkait perihal perizinan kepada orang tua mahasiswa juga akan dibahas. Bahkan ia menyebut, relawan juga harus dipastikan kesehatannya.

“Kami pastikan itu, jangan sampai mereka (relawan) menjadi pembawa. Yang jelas kami akan mendukung. Untuk saat ini jumlahnya ada 10 orang. Tapi kembali lagi kami menyesuaikan,” pungkasnya.(nan)

No More Posts Available.

No more pages to load.