Pemkot Surabaya Siapkan Distribusi Air Bersih ke Warga Terdampak Pipa Bocor

oleh
oleh
Wali Kota Risma saat di Balai Kota Surabaya, Minggu (17/5/2020).

SURABAYA, PETISI.CO – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyikapi bocornya pipa milik PDAM Surya Sembada Kota Surabaya yang ada berada di perbatasan Gunung Anyar Surabaya – Pondok Candra Sidoarjo dengan langsung mengkoordinasi jajarannya untuk segara bergerak.

“Pak Eddy (Kepala BPB Linmas Kota Surabaya) tolong truk untuk mensuplai air bersih segera disiapkan,” kata Risma melalui HT-nya, saat berada di Balai Kota Surabaya, Minggu (17/5/2020).

Selain BPB Linmas, petugas dari Satpol PP, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKTRH) juga turut diinstruksikan untuk melakukan distribusi air bersih daei Intaslasi Pengolaan Air Minum (IPAM) yang ada di Jalan Ngagel, Surabaya.

“Itu air bersihnya di Ngagel menggunakan truk profil tank, nanti langsung disebar ya ke rumah warga terdampak,” ucapnya.

Sedangkan, Kepala BPB Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto mengungkapkan, pada saat ini PDAM sendiri tengah menggali titik lokasi kebocoran. Dipastikan suplai air tidak akan dihentikan selama proses penggalian.

“Airnya itu tetap mengalir ke permukiman warga. Insya Allah aliranya tidak terganggu dengan suplai 1.000 milimeter per detik,” ungkap Eddy.

Eddy melanjutkan, akibat bocornya pipa tersebut berdampak eskalasi air yang turun dan terbuang sekitar 30 persen. Sedangkan 70 persennya masih mengalir ke permukiman warga.

“Nanti akan diberhentikan saat titik kebocoran pipa sudah ditemukan dan ketika proses pengelasan, proses eksekusi terhadap kebocoran ini baru nanti akan dihentikan. Sehingga suplai air ke warga terganggunya tidak lama,” jelasnya.

Ia memastikan jika pemkot telah menyiapkan truk-truk yang dilengkapi profil tank untuk mendistribusikan air beraih ke rumah warga, hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi.

“Kita akan suplai airnya langsung ke rumah warga yang terdampak saat aliran air mulai berhenti. Kita sesuaikan dengan kebutuhan warga, kita harapkan dengan air tetap mengalir saat ini, dampaknya tidak terlalu besar,” tegasnya.(nan)

No More Posts Available.

No more pages to load.