PETISI.CO
Wali Kota Surabaya, Eric Cahyadi.
PERISTIWA

Pemkot Surabaya Siapkan Pelayanan Cepat Melalui Puskesmas, Eri Cahyadi: 15 Menit Sudah Dapat Obat

SURABAYA, PETISI.CO – Pemkot Surabaya tengah mempersiapkan peraturan baru, yaitu percepatan pelayanan kesehatan di puskesmas.

Warga Kota Pahlawan tak perlu menunggu lama, hanya 15 menit saja. Estimasi waktu itu sudah terhitung dari mulai proses pendaftaran pasien hingga menerima obat.

“Insya Allah pelayanan masyarakat yang di puskesmas itu SOP sudah jadi, perwali juga siap. Sudah ditandatangani,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Selasa (30/3/2021).

Namun hal itu masih belum berlaku apabila pasien yang datang membutuhkan suatu penanganan khusus.

Baca Juga :  Pria Asal Lamongan Tewas di Margomulyo

“Kecuali ada tindakan, seperti kaya jahit luka gitu atau cabut gigi itu ada (waktu) lebih,” jelasnya.

Apabila pelayanan periksa tanpa penanganan khusus di puskesmas itu melebih waktu yang tertera pada regulasi, maka pasien bisa langsung melakukan konfirmasi kepada Pemkot Surabaya.

“Kalau ada pelayanan tidak tindakan (khusus) tapi lebih dari 15 menit bisa menyampaikan laporan kepada pemkot. Karena pelayanan publik di Surabaya harus lebih baik untuk masyarakat,” tegas mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu.

Baca Juga :  Jalan Usaha Tani Dirampungkan Satgas TMMD Ke-112 Kodim 0815/Mojokerto, Ini Ungkapan Warga

Sementara itu, Eri menyebut layanan tersebut akan turut diterapkan di rumah sakit. Namun terlebih dahulu pihaknya masih mengerjakan beberapa persiapan, termasuk melakukan hitung-hitungan terhadap estimasi waktu pelayanan yang dibutuhkan.

“Kan ada tindakan juga, kita atur tindakannya berapa menit berapa menit. Karena nanti sama seperti puskesmas kita umumkan, sehingga fa insha Allah kalau data sudah jelas,” jelasnya.

“Jadi masuk setelah itu sakitnya sudah terecord, sampai dia bisa mengambil obat di farmasinya. Ini yang dilakukan di rumah sakit, tapi waktu masih kita hitung,” imbuhnya.

Baca Juga :  Mobilisasi Transfer Oksigen Ala Pemkot Surabaya Untuk RS dan PKM

Pihaknya pun memastikan bakal terus mengevaluasi kebijakan tersebut, terlebih ketika menemukan adanya laporan warga yang mendapatkan pelayanan tetapi melebih batas waktu yang diterapkan.

“Kalaupun lepas dari itu berarti ada kesalahan pelaksanaan pelayanan kesehatan di Kota Surabaya. Itu nanti akan menjadi koreksi secara terus menerus,” pungkasnya. (nan)

terkait

Edukasi Petani, Dispertahortbun Sumenep Sosialisasi Intensifikasi Tembakau 2021

redaksi

Satlantas Polres Gresik Gencar Laksanakan Sosialisasi Prokes Cegah Meningkatnya Kasus Covid-19

redaksi

Momentum Sumpah Pemuda dan HUT Pemuda Pancasila dalam Bertambahnya Usia

redaksi