Surabaya, petisi.co – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur menegaskan sikap resmi dari Pemuda Muhammadiyah agar Kepolisian Republik Indonesia atau Polri tetap berada langsung di bawah naungan Presiden.
Menurut Ketua PWPM Jawa Timur, M. Anang Nafi’uzzaki, sikap ini tegak lurus dengan Pimpinan Pusat, yang diambil sebagai bentuk upaya menjaga independensi dan profesionalitas kepolisian dalam menjalankan fungsinya sebagai pelindung masyarakat.
Organisasi otonom Muhammadiyah ini menilai bahwa posisi Polri yang berada langsung di bawah koordinasi Presiden merupakan mandat konstitusi yang harus dipertahankan.
“Kami memandang Polri harus tetap bersifat independen dan lepas dari tarik-menarik kepentingan politik sektoral. Dengan berada langsung di bawah naungan Presiden, Polri memiliki garis komando yang jelas dalam menjaga stabilitas keamanan nasional tanpa adanya birokrasi yang tumpang tindih,” terang M Anang.
Keberadaan Polri sebagai institusi yang berada langsung di bawah koordinasi Presiden, menurut M Anang bukan sekadar masalah administrasi, melainkan strategi krusial untuk memastikan pelayanan publik dan penegakan hukum berjalan selaras dengan visi besar negara.
Ia juga mengapresiasi kepada jajaran Polri yang terus melakukan reformasi internal. Transformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) telah menunjukkan hasil nyata.
“Dengan terus memperkuat integritas dan menjaga kedekatan dengan rakyat, Polri akan tetap menjadi pilar penyangga demokrasi yang kokoh di bawah kepemimpinan nasional,” pungkasnya. (yus)








