Pencairan Dana Desa Termin Akhir Bondowoso Bikin Resah

oleh -205 Dilihat
oleh
Ilustrasi.

BONDOWOSO, PETISI.CO – Pencairan Dana Desa (DD) termin tahap akhir molor, sehingga membuat resah para pejabat di lingkup pemerintahan desa di Kabupaten Bondowoso.

Molornya termin tahap akhir, dikhawatirkan akan menghambat pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik di lapangan.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu Kepala Desa, wilayah Kecamatan Tenggarang, hingga awal Desember 2019 ini, alokasi dana desa sebesar 40 % dari jatah yang seharusnya diterima oleh desa belum juga cair. Padahal, dari segi persyaratan sendiri telah diselesaikan oleh pihaknya.

“Masih ada ratusan juta sekian yang belum cair. Kami pihak desa harap-harap cemas, karena waktu semakin mepet,” kata dia, Minggu (8/12/2019).

Ia menjelaskan, belum juga adanya pencairan dana ini diperkirakan akan mengganggu agenda kegiatan desa. Salah satunya yang paling mencolok adalah program pembangunan fisik. Selain itu, jika pencairan mepet akan berdampak pada pembuatan laporan pertanggungjawaban (LPJ) terkait Dana Desa tersebut, yang nantinya menjadi salah satu persyaratannya.

“Belum lagi saat ini memasuki musim penghujan, sehingga dapat mempengaruhi proses pengerjaan program fisik. Kalau molor kami takut dapat berpengaruh pada pelaksanaan hingga penyusunan LPJ,” imbuhnya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh kades wilayah Kecamatan Tapen berharap agar Dana Desa termin ketiga ini segera dapat dicairkan sehingga program pembangunan di desa tidak tersendat.

“Info yang saya dapat dana sudah berada di kas daerah, tetapi saya tidak mengetahui kenapa higga sekarang belum ditransfer,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut dia, proses pencairan Dana Desa terbilang sangat molor.

“Pencairan Dana Desa termin tahap akhir ini dalam melaksanakan program hingga pembuatan LPJ tahun 2019 ini terhambat, yang jelas terhambat. Kalau terjadi penghambatan baik Pekerjaan fisik di lapangan serta pembuatan LPJ jangan salahkan Pemerintahan desa,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Bondowoso, Abdurrahman ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya terkait hal tersebut, menyampaikan dengan cara simpel. “Molornya karena belum cair,” kata Abdurrahman. (tif)

No More Posts Available.

No more pages to load.