Pendidikan Kader Loyalis Serentak se-Indonesia, PKB Sidoarjo Rebut Suara Pemilih Muda di Pemilu 2029

oleh -812 Dilihat
oleh
Jaring suara pemilih pemula, DPC PKB Sidoarjo menggelar pendidikan kader Loyalis

Sidoarjo, petisi.co – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang masih akan digelar empat tahun lagi, Namun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah ancang-ancang mempersiapkan strategi pemenangan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Pendidikan Kader Loyalis (PKL) yang digelar serentak di sejumlah daerah di Indonesia.

Termasuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Sidoarjo melalui Lembaga Kaderisasi Kabupaten (LKK) menggelar PKL sebagai agenda wajib yang telah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Ketua DPC PKB Sidoarjo, Abdillah Nasih (kiri) optimis raih 50 persen suara pemilih pemula dan muda

“Kegiatan hari ini merupakan gerakan kaderisasi secara serempak nasional sesuai petunjuk dan arahan DPP PKB. Targetnya adalah merekrut kader muda sebanyak-banyaknya untuk meraih kemenangan pada pemilu 2029 mendatang,” beber Ketua DPC PKB Sidoarjo, Abdillah Nasih usai membuka acara Pendidikan Kader Loyalis di Luminor Hotel Sidoarjo, Minggu (16/11/2025).

Abdillah Nasih menekankan kegiatan ini penting digelar dalam rangka membranding partai sebagai kendaraan politik anak muda. Selain itu juga mempersiapkan generasi muda sebagai motor penggerak dalam mendulang suara pada pemilu 2029.

“PKB selama ini dikenal sebagai partai tradisional atau parpol identitas. Stigma itu ingin kita hapus dengan merekrut generasi muda sebagai kader Loyalis. Maka syarat umur kepesertaannya kita batasi maksimal 35 tahun,” urai legislator yang akrab dipanggil dengan sebutan Cak Nasih ini.

Menurutnya, penting sekali untuk belajar dari sejarah, terkait partai yang gagal meloloskan kadernya menjadi anggota DPR RI atau DPRD. Hal itu terjadi akibat internal partai tidak mahir dalam melakukan pengkaderan.

“Kita belajar banyak dari partai lain yang nyatanya gagal berkembang akibat tidak mampu menciptakan kaderisasi. Padahal melalui kader muda kita akan mudah meraih ceruk suara dari para pemilih pemula ini,” tegasnya.

Cak Nasih menyebutkan saat ini menjadi moment yang paling pas dalam berburu kader muda yang Loyalis. Melalui pendidikan politik, pemilih muda diharapkan bisa memahami tentang pentingnya hak suara yang akan menentukan masa depan Indonesia di lima tahun mendatang.

“Kenapa mereka harus diberikan pengetahuan berpolitik yang baik, agar tahu tujuan lima tahun ke depan Indonesia akan dibawa kemana. Dalam pendidikan politik Loyalis hari ini juga akan disampaikan alasan kenapa harus pilih PKB. Semuanya dijabarkan secara gamblang, agar kader muda melek politik,” urainya.

Ia meyakini untuk membentuk kader Loyalis, tidak bisa didapatkan secara instan. Namun semuanya harus melalui proses dan untuk memulainya bisa dimulai sejak dini.

“Untuk bisa mencetak kader Loyalis, pertama harus terukur komitmennya dan terstruktur dogma atau doktrinnya. Maka jika ingin mendapatkan kader muda militan yang seperti ini tidak serta merta bisa diperoleh dengan mudah, butuh persiapan cukup panjang. Mulai dari pemupukan, pembinaan dan Itu semua bisa kita mulai dari hari ini,” beber Cak Nasih.

Kader muda partai yang terbentuk mentalnya secara baik, lanjutnya diyakini akan menjadi pasukan inti masa depan. Pendidikan kader ini, juga bertujuan untuk memperkuat barisan Loyalis PKB yang solid dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.

“Para kader yang terbentuk hari ini akan menjadi influenzer di masa depan dan tentunya akan merebut suara pemilih pemula dan muda sehingga PKB bisa memenangi pemilu 2029. Pendidikan kader Loyalis hari ini diikuti 120 anak muda dari 18 kecamatan di Sidoarjo,” ulasnya.

Melalui kegiatan pendidikan kader Loyalis, dirinya optimis 50 persen suara pemilih muda akan diraih PKB. “Tidak hanya pemilih tradisional, suara pemilih muda dan pemula menjadi target PKB untuk meraih kemenangan di eksekutif dan itu mutlak sudah harga mati,” pungkasnya. (luk)

No More Posts Available.

No more pages to load.