Penghuni Kamar Hotel Slamet Bondowoso Ditemukan Tidak Bernyawa

oleh

BONDOWOSO, PETISI.CO – Sesosok mayat ditemukan dalam keadaan telanjang bulat di sebuah kamar, di Hotel Slamet, Jl. PB. Sudirman 45 Bondowoso, Jawa Timur, Jumat (7/9/2018). Pria tewas tersebut, diketahui bernama Yusuf Budianto (58) warga Desa Suger Lor RT 3, Kecamatan Maesan.

Pria paruh baya itu, menginap di Hotel tersebut, sejak pada Jumat (7/9/2018) pagi. Hal ini dicetuskan petugas Hotel, yakni Edi (40) warga Desa Pejaten, Rt. 17/ Rw. 04, Kecamatan Bondowoso.

“Saya hendak masuk kamar untuk bersih-bersih, namun tidak dibukanya pintu. Kerena curiga, satu jam kemudian, saya secara terpaksa untuk masuk kedalam kamar E. 1, hasilnya ditemukan korban sudah tak bernyawa lagi,” tuturnya.

Di samping itu, petugas Hotel mengatakan, bahwa dirinya merasa kaget, ketika melihat kondisi korban yang sudah tidak bernyawa.

“Saya langsung minta bantuan teman lainnya untuk melihat kondisi korban itu, bahkan menghubungi Pimpinan Hotel untuk segera memberitahu pihak keluarga korban,” katanya sambil menambahkan, setelah itu, pimpinan Hotel langsung menghubungi pihak dari Polres Bondowoso.

Berselang beberapa menit, tim Indentivikasi tiba di TKP, untuk mengadakan olah TKP serta menelusuri kronologis penyebab meninggalnya korban ini.

Berdasarkan keterangan Selamet Riyadi, selaku Babinsa, mengatakan, bahwa pada saat melaksanakan patroli di wilayah Hotel Slamet, sekitar Pukul 07.06 Wib, di dalam hotel itu terjadi keramaian.

”Saya datang dan melihat di hotel itu ternyata ada yang meninggal dan langsung menghubungi Danramil 01/ Kota, Kapten Inf. M. Nurdin, ia langsung menuju ke TKP,” katanya.

Terkait kasus ini, ada dugaan sementara penyebab dari meninggalnya korban yaitu overdosis obat kuat China Africa Blackant, karena ditemukan 1 Pack Waper, 1 botol air mineral, 1 botol minuman Purple, 2 pack obat kuat dengan merk China dan 1 bungkus permen. Saat ini, kasus tersebut di tangani pihak Polres Bondowoso dan korban sendiri langsung dibawak ke ruang Jenazah Rumah Sakit Umum Dr. H. Kusnadi Bondowoso untuk dilakukan otopsi. (suniman)