Penghuni Rumah Resetlament Bendo Keluhkan Kekurangan Air, Pejabat Ponorogo Saling Lempar

oleh
Tandon air yang dibangun oleh Dinas PKP sedang pipa dari BBWS Solo dan sumur dibangun Desa Sawoo.

PONOROGO, PETISI.CO – Sebanyak 89 KK (Kepala Keluarga), warga yang menghuni Rumah Resetlamen Bendo Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo, sejak serah terima kunci (22/1/2018) hingga hari ini, Minggu (18/2/2018), air pipa dari sumur di Dukuh Klegaran Desa/Kecamatan Sawoo tak kunjung mengalir.

Padahal, menurut warga, sesuai pidato Bupati Ponorogo pada serah kunci yang hampir szebulan lalu itu, air akan mengalir pada tanggal 26 Januari 2018.

Dan kenyataan, sampai berita ini ditulis, warga masih konsumsi air pasokan. Selama ini warga sebanyak 89 KK di Rumah Resetlement Bendo masih mengkomsumsi air yang dipasok sehari 2 truk tangki milik BPBD yang diambil dari PDAM Ponorogo.

Air pasokan sebanyak 2 tangki untuk dikonsumsi warga sebanyak 272 jiwa masih kurang. “Dua tangki itu hanya cukup untuk minum dan masak, sedangkan untuk mandi dan BAB masih sangat kurang, dan air pun dari pipa yang terpasang dari Klegaran sana juga tidak mengalir sampai kami menempati hampir sebulan ini,” kata Pak No, salah sau penghuni.

Masih menurut Pak No yang tinggal di Blok H tersebut, dirinya saking jengkelnya terkait kondisi air bagi ratusan warga tersebut terasa seakan dipaksakan oleh pejabat menempati runah baru dan rumah bagus dengan model bangunan seragam.

“Sampai sekarang persoalan air belum ada perubahan (masih dipasok,red), Bendo air belum mengalir bos, piye bos.. Bupati.. Kok nyikso wong iki,” jujur Pak No.

Warga lainnya, Heri, juga mengaku kalau warga banyak mengeluh dengan kondisi air. “Tetap mas persoalan air kita di sini resah karena kurang,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (P-KP) Kabupaten Ponorogo, Endang Retno Wulandari ketika dikonfirmasi terkait air di perumahan Resetlemen Bendo menyarankan petisi.co menanyakan ke Bappeda.

“Sampaikan ke Bappeda, Pak Marno,” jawab Retno.

Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Ponorogo, Sumarno ketika dikonfirmasi terkait keluhan warga kekurangan air tersebut, pihaknya melemparkan petisi.co untuk menanyakan ke Dirut PDAM.

“Tanya ke Pak Lardi PDAM Mas,” ¬†ujar Sumarno.(mal)