PETISI.CO
Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur Bagi Pejabat Tinggi Pratama dan Adminsitrator (Eselon III A) Kabupaten Mojokerto Tahun 2018
PEMERINTAHAN

Peningkatan dan Pembinaan Aparatur Pemkab Mojokerto

Wujudkan Mojokerto Mandiri, Sejahtera dan Bermartabat

MOJOKERTO, PETISI.CO – Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, membuka acara Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur Bagi Pejabat Tinggi Pratama dan Adminsitrator (Eselon III A) Kabupaten Mojokerto Tahun 2018, dengan tema “Internalisasi Nilai Integritas, Etos Kerja dan Gotong Royong demi Mewujdukan Mojokerto Mandiri, Sejahtera, dan Bermartabat” di Golden Tulip Holland Resort, Kota Batu, Rabu (21/11/2018) malam.

Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerintah telah melakukan reformasi birokrasi melalui Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dengan visi besar reformasi birokrasi yakni “Terwujudnya Pemerintahan Berkelas Dunia”.

Baca Juga :  Bupati Magetan Launching Operasional Mesin Anjungan Dukcapil ke-Tiga di Kecamatan Barat

Kebijakan tersebut ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2015, tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2015-2019 dengan sasaran yaitu terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel. Maka, salah satu program prioritas utama dalam grand design reformasi adalah revolusi mental bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kegiatan ini adalah bagian kecil dari revolusi mental ASN, dan sangat penting karena pembangunan bangsa tidak bisa mengandalkan perombakan institusional saja. Perombakan terhadap manusia yang menjalankan sistemnya juga penting,” kata Wabup.

Baca Juga :  Setelah Wakil, Fauzi Incar Bupati Sumenep

Wabup juga menekankan tiga nilai dasar pembangunan karakter bangsa yang harus diimplementasikan. Yakni nilai integritas sebagai kesesuaian perkataan dan perbuatan, etos kerja sebagai suatu sikap yang berorientasi pada hasil terbaik, dan nilai gotong royong dalam melakukan kegiatan bersama-sama agar cepat selesai.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 21-23 November 2018 ini, diikuti 90 orang Pejabat Tinggi Pratama dan Administrator. Para peserta juga mendapatkan materi pembentukan karakter Emotional and Spiritual Quotient (ESQ).

ESQ sendiri merupakan gabungan dari pada Emotional Quotient (EQ) dan Spirutual Quotient (SQ). EQ adalah suatu prinsip yang baik bagi manusia dalam mengelola suara hati menuju suatu yang bijak. Sedangkan SQ merupakan tujuan inti mendekatkan diri secara spiritual dengan sang pencipta.(nang)

terkait

Dinas PMD Jatim Bantah Ada Desa Fiktif

redaksi

Pasien Positif Covid-19 di Jatim Dekati Angka 500

redaksi

Sekda Bondowoso Pinta Para Camat Memantau Agen dan Pangkalan LPG

redaksi
Open

Close