Penumpang Bus Rasa Sayang, Ditemukan Tewas

oleh
Bus Cepat Rasa Sayang tempat korban ditemukan meninggal dunia.

PASURUAN, PETISI.CO – Perjalanan bus malam cepat Rasa Sayang, jurusan Jakarta-Bima tertunda di Masjid Al Amin, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Ini lantaran salah satu penumpangnya ditemukan tewas, Kamis petang (15/3/2018).

Tak hayal tewasnya salah satu penumpang yang beridentitas Alfons Laddy (44) warga Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Propinsi Sulawesi Utara tersebut membuat para penumpang bus tersebut, terhenyak seketika.

Menurut Kapolsek Nguling AKP Marwan, dugaan awal, korban tewas karena serangan jantung.

“Awalnya kami mendapat laporan dari kru bus cepat Rasa Sayang jurusan Jakarta-Bima, yang mengatakan salah satu penumpangnya ditemukan tewas di dalam bus. Setelah kami lakukan pengechekan awal, ditubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan dan juga dikuatkan oleh tim medis dari Puskesmas setempat. Saat ini jasad korban telah kami evakuasi ke rumah sakit, sembari menunggu dijemput oleh keluarganya,” pungkas.

Sementara itu dari penuturan sejumlah penumpang, bus berangkat dari Jakarta pada Rabu sore (14/3/2018)  sekitar pukul 16:30. Selama perjalanan, korban hanya duduk di bangkunya dengan menutupi mukanya dengan kain sarung yang dibawanya. Pun demikian saat para penumpang lainnya istirahat makan, korban tak beranjak dari tempat duduknya.

“Kematian korban diketahui oleh kru bus yang coba membangunkannya, namun setelah tubuhnya di goyang-goyang korban tak bergeming,”ujar Marsaose salah satu penumpang.

Hal senada juga ditambahkan oleh kru bus Rasa Sayang, salah satu penumpang curiga terhadap korban dan melaporkannya. “Setelah kami bangunkan ternyata korban tak bergerak dan akhirnya kami menghubungi petugas Polsek Nguling,” tandasnya.(hen)