Perbaikan Jalur Pantura Situbondo Dikebut Menjelang Hari Raya

oleh
Perbaikan Jalur Pantura Situbondo Dikebut

SITUBONDO, PETISI.CO – Mendekati bulan puasa dan hari raya, ruas  jalan pantura Situbondo dilakukan perbaikan tambal sulam dan hotmik. Harapannya, pengguna jalan saat mudik lebaran nyaman dan menghindari kecelakaan disebabkan jalan rusak. Seperti terlihat di jalan raya Asembagus, Selasa (16/5/2017).

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Situbondo IPDA Supoyo, SH menuturkan berdasarkan data dan pantauan Satlantas polres Situbondo beberapa titik sepanjang jalur yang ada di Situbondo menjadi fokus perbaikan.

Ini dikarenakan sejumlah titik jalan ada yang berlubang karena genangan air hujan dan bergelombang akibat di lintasi kendaraan bertonase berat yang melintas menuju bali atau kawasan timur Indonesia yang menggunakan jalur darat.

“Kami menerima data dan terus berkoordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  (DPU PR) sehingga hasil tersebut mempermudah kami dalam mendata titik mana yang rawan kecelakaan akibat jalan berlubang, bergelombang maupun yang rusak,” jelas Supoyo.

Satlantas Polres Situbondo sangat optimis Situbondo siap menghadapi arus mudik mendatang karena  Perbaikan dengan menambal jalan rusak tersebut ditargetkan selesai dua minggu sebelum lebaran atau maksimal pada H-10 menjelang Lebaran, sehingga pada saat arus mudik tidak mengganggu perjalanan pemudik.

Sementara itu salah satu Pengguna jalan asal Situbondo Ahmad Subaidi (37) mengaku jika dirinya setiap dua bulan pulang pergi situbondo Denpasar Bali menggunakan roda dua menyambut baik perbaikan jalan pantura yang menurutnya  banyak  jalan rusak dan bergelombang sehingga menyulitkan pengguna jalan terutama roda dua.

“Perbaikan saat ini banyak saya lihat dibeberapa titik, biasanya di sepanjang hutan baluran adalah titik terparah kerusakan jalan,tapi dalam waktu belakangan ini paling tinggal 40 % saja jalan yang rusak, Sehingga dalam menempuh perjalanan saat ini saya merasa lebih aman dengan banyaknya perbaikan yang terus dilakukan pemerintah,”Ujar Ahmad Subaidi.(heri iwantoro)