Peringatan Maulidirosul di Lamongan

oleh

LAMONGAN, PETISI.COWakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf menghadiri Pengajian Majelis Al Hidmah dalam rangka peringatan Maulud Nabi Muhamad SAW di Halaman Pasar Ikan Lamongan, Senin (12/12/2016).

 

Pada kesempatan itu, Wagub yang biasa disapa Gus Ipul menyampaikan bahwa peringatan Maulud Nabi Muhamad SAW merupakan peringatan yang bermanfaat untuk mengingatkan   kita, seberapa banyak kita telah bersholawat mengagungkan Asma Nabi Besar Muhamad SAW.

 

“Dengan bersholawat di hari kelahiran Rasulullah SAW, insyaallah kita semua mendapatkan Syafaat Rasulullah SAW untuk lebih mudah masuk ke Surga Nya Allah SWT,” ungkapnya.

 

Berbahagialah ungkapnya lebih lanjut, kita semua bisa ikut memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW. Karena dengan demikian dan dengan Fadillah Allah SWT akan menjadi suatu yang berharga untuk menyelamatkan dunia dan akhirat.

 

Dicontohkan, Abu Lahab bin Abdul Munttalib adalah paman Nabi Muhammad yang terkenal kebenciannya terhadap ajaran Islam, dipastikan masuk neraka. Pada setiap hari Senin yang merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad, dia ikut bergembira. Dan pada setiap hari Senin itulah Abu Lahab dientas dari neraka.

 

“Apalagi kita yang dengan ikhlas dan khusuk mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW dan  bersholawat mengagungkan asma Rasulullah dan Allah SWT. Insya Allah mendapatkan ridho dari Allah SWT,” harapnya.

 

Ridho dari Allah SWT, yang akan memenuhi kebutuhan hidup manusia, mencukupi kehidupan manusia serta menata kehidupan manusia. “Dengan ridho dari Allah SWT, hidup kita akan selamat,” jelasnya.

 

Pada kesempatan itu, tidak lupa Gus Ipul menitipkan tiga hal kepada seluruh anggota Majelis Dzikir Al Hidmah. Pertama masalah bahaya beredarnya narkoba.  Diharapkan agar masyarakat ikut memperhatikan lingkungan terutama terhadap anak agar tidak terdampak  dari beredarnya narkoba. “Pemerintah, TNI dan POLRI terus berusaha memberantas peredaran narkoba, masyarakat harus ikut mendukung dengan cara memperhatikan lingkungan terutama anak-anak generasi penerus bangsa,” pintanya.

 

Kedua, beredarnya pornografi. Hal tersebut dapat terjadi  karena kemajuan teknologi yang tidak dapat kita hindari. Oleh karena itu diharapkan para orang tua  memantau kegiatan anak-anak dalam pemakaian alat telekomunikasi (Hand Phone). “Sebagian besar para pelaku pemerkosaan diakibatkan karena kecanduan melihat aksi pornografi,” jelasnya.

 

Dan yang ketiga adalah kekerasan seksual terhadap anak-anak. Orang tua harus memantau keberadaan anak-anak. Mengajari bagaimana bersikap kepada orang-orang disekitarnya. “Mari kita berdoa, mudah-mudah anak-anak kita menjadi anak yang hebat, menjadi anak-anak penerus risalah Rasulullah Nabi Besar Muhammad SAW,” pungkasnya.      (mas)