Tulungagung, petisi.co – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 sekaligus menyambut HUT Ke-3 RSUD d. Karneni Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, menggelar turnamen E-Sport internal.
Turnamen E-Sport internal yang digelar rumah sakit plat merah tersebut bertajuk Blood Strike yang berlangsung di aula utama RSUD dr Karneni, Jumat (22/8/2025).
Hendra Ivan Martono selaku Humas RSUD dr Karneni, mengatakan, untuk Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD dr Karneni itu sendiri diperingati setiap tanggal 28 November, tahun 2025 ini HUT ke-3.

“Untuk HUT nya rumah sakit dr Karneni tanggal 28 November,” tuturnya, Selasa (26/8/2025).
Selain menjadi bagian serangkaian perayaan, Kegiatan ini bertujuan mempererat solidaritas antar pegawai sekaligus menumbuhkan semangat inovasi di era digital.
Turnamen diikuti oleh berbagai unit kerja, mulai dari tenaga medis, paramedis, hingga staf administrasi.
Terlihat antusias mereka saat berkompetisi, menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dapat tumbuh melalui media digital yang inklusif dan kreatif.
Hendra mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya ingin menciptakan suasana menyenangkan serta membangun semangat tim.
“Kami ingin menciptakan suasana yang menyenangkan dan membangun semangat tim melalui media yang dekat dengan generasi muda, yaitu E-Sport,” ujarnya.
Lanjutnya menambahkan, dengan semangat “Digital Spirit for Health Unity”, lomba tersebit menjadi simbol transformasi pelayanan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, E-Sport dipilih sebagai medium karena dinilai mampu menjembatani komunikasi lintas generasi, sekaligus menjadi ruang ekspresi yang positif di tengah rutinitas kerja yang padat.
Seluruh pertandingan, sambung Humas Hendra, disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi RSUD Campurdarat. Dengan harapan, masyarakat umum dan keluarga peserta dapat menyaksikan jalannya kompetisi secara real-time.
“Inisiatif ini juga menjadi bentuk keterbukaan institusi kepada publik serta upaya memperkenalkan sisi humanis dan kreatif dari tenaga kesehatan,” sambungnya.
“Kami percaya bahwa semangat digital akan memperkuat pelayanan kesehatan, bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari semangat kolaborasi dan kreativitas,” ungkap Hendra menandaskan.
Melalui kegiatan ini, RSUD dr Karneni berharap dapat membangun budaya kerja yang lebih solid, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman.
Turnamen Blood Strike bukan sekadar kompetisi, tetapi juga representasi semangat nasionalisme dan kebersamaan dalam bingkai digital. (par)






