Persiapan Terminal Kiliran Jao Jelang Lebaran Idul Fitri

oleh
Anggota terminal Tipe A Kiliran Jao

Banyak Fasilitas yang Harus Dibenahi

SIJUNJUNG, PETISI.CO – Terminal Kiliran Jao di belah oleh dua jalan Lintas Sumatera, yaitu jalur Jakarta Kiliran Jao Pekan Baru Medan dan Jakarta Kiliran Jao Padang Medan Banda Aceh.Secara administrative, terletak di nagari muara takung Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat.

H.Aprianto kepala terminal kepada petisi.co Senin (29/5/2017) ketika sedang mengamati situasi dan kondisi terminal memasuki hari ke 3 puasa menyampaikan, untuk kesiapan menghadapi mudik lebaran yang kurang 27 hari lagi, pihaknya bersama anggota selalu mengecek fasilitas terminal.

Khususnya terminal bus antar kota antar propinsi yang ingin istirahat di terminal Kiliran Jao. “Kami merencanakan mempersiapkan 2 tenda pengamanan lebaran, agar tamu lebih merasa aman, Polri dan anggota juga kami persiapkan untuk memberikan pelayanan kapada pemudik yang singgah dan istirahat di teminal type A di jalan Lintas Sumatera ini,” ujarnya.

Orang nomor 1 di jajaran terminal yang beranggotakan sekitar 34 personal bidang pengaturan dan pelayanan dan anggota K3 yang siap menjaga kebersihan sebanyak 9 orang ini meneruskan, kondisi terminal bus tamannya sekarang sudah mulai indah.

H Apriyanto, Kepala Terminal Kiliran Jao

Fasilitas yang ada dalam terminal,  untuk menyambut kedatangan pemudik baik kendaraan bus maupun pribadi, ada  areal seluas 2 hektar untuk terminal bus dan 1,5 hektar untuk terminal truk.

Putra asli daerah tempat terminal ini berdiri mengatakan, semenjak 1 Januari 2017, keberadaan terminal bus diserahkan ke pusat dan terminal truk manajemennya dikelola kabupaten. Namun, semua personal terminal sekarang sudah diserahkan ke pusat. “Jadi kami koordinatif saja dengan Pemkab dengan perincian 17 orang Pegawai Negeri Sipil dan 25 orang Pramu Bhakti istilah honor yang diberikan oleh pusat,” ujarnya.

Berdasarkan pengmatan petisi.co di lapangan melihat kesiapan terminal untuk menghadapi lebaran masih banyak fasilitas yang perlu dibenahi, diantarannya fasilitas klinik MCK perlu ditambah, jalan masuk dan keluar terminal kurang baik.

Untuk tempat istirahat perlu dibuat bangku istirahat sepanjang taman terminal, drainase perlu dibenahi, karena parit sudah tertutup lumpur, sehingga air melimpah di jalan dan ini mengganggu kenyamanan dan keamanan berkendara, akibatnya daerah yang tergenang rawan kecelakaan lalu lintas.(gus)