PETISI.CO
PEPC sosialisasikan program pengrajin batik kepada pengrajin batik
EKONOMI

Pertamina EP Cepu Gelar Program Peningkatan Pengrajin Batik

BOJONEGORO, PETISI.CO – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) kembali mengadakan Program Peningkatan Pengrajin Batik bersama dengan Asosiasi Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Ademos). Kegiatan yang berlangsung di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem tersebut diawali dengan sosialisasi dan musyawarah, Selasa (21/11/2016).

Sebelumnya kegiatan tersebut diadakan di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo yang diikuti bersama dengan pengrajin dari Desa Pelem, Kecamatan Purwosari. Pada sosialisasi ini diikuti sebanyak 5 (lima) orang perwakilan pengrajin. Winarti, salah satu pengrajin mengaku sangat senang dengan program yang diberikan oleh Pertamina EP Cepu (PEPC). Menurutnya, program ini sangat bagus dan dapat mengembangkan batik khas Bojonegoro.

Baca Juga :  YLPK Jatim: KPPU Harus Selidiki Kemungkinan Adanya Monopoli

“Sangat senang sekali dengan program yang diberikan oleh PEPC. Program ini sangat bermanfaat. Selain untuk meningkatkan kreatifitas pengrajin, juga untuk mengembangkan batik jonegoroan,” katanya, Rabu (23/11/2016).

Para pengrajin batik berharap dukungan PEPC tidak berhenti hingga disini. Karena para pengrajin selalu butuh dimotivasi, terutama ketika memasarkan batik dan menciptakan teknik pewarnaan yang membuat orang jadi lebih tertarik untuk membeli batik kreasi mereka. Sementara, salah satu perangkat Desa Bandungrejo, Muntari menyatakan mendukung atas kegiatan tersebut dan berharap ilmu yang diberikan ini benar-benar bermanfaat bagi pengrajin untuk mengembangkan batik jonegoro.

Baca Juga :  PT Tanjung Odi Jalankan Protokol Penanganan Covid-19

“Sangat mendukung sekalk kegiatan ini dan semoga pengrajin mampu menimba ilmu untuk mengembangkan batik Jonegoroan.” pungkasnya.

Sementara Edi Arto, perwakilan PEPC menyatakan senang dengan sambutan para pengrajin semangat untuk mengembangkan kegiatan ini. Dijelaskan bahwa batik merupakan budaya Indonesia yang wajib dipelihara dan diangkat keberadaannya. Selain itu, batik merupakan ciri khas pada setiap Daerah.

“pengrajin bisa belajar dari sebuah contoh adanya mall batik di Cirebon. Insya Allah kedepan nanti Bojonegoro bisa mempunyai tempat khusus yang besar untuk berbelanja batik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pasar Rakyat HUT Magetan ke 344, Ajang Promosi Produk Unggulan Warga

Mugi Rahayu, Selaku Manajer Program dari Ademos menyatakan, Program tahun ini merupakan kelanjutan dari program peningkatan kualitas pengrajin batik tahun 2015 yang berjalan dari bulan November hingga Desember 2016. Kegiatan sosialisasi serupa akan diadakan di Desa Kaliombo pada tanggal 23 Nopember 2016 dan Desa Kalisumber tanggal 24 Nopember 2016. (gal)

 

terkait

Bocoran Vivo X9 dan X9 Plus

redaksi

Bank Indonesia Jamin Ketersediaan Uang Rupiah Jelang Lebaran

redaksi

Satu Tahun ASPERDA Surabaya Bersama Masyarakat

redaksi