Pesona Teluk Cinta, di Atas Bukit Suroyo Jember

oleh
Pengunjung saat berselfi bersama keluarga di atas Bukit Suroyo dengan Telok love.

JEMBER, PETISI.CO – Ombak besar dan ganas adalah ciri khas laut selatan, sehingga terkenal dan menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.

Namun, di balik itu ada keindahan alam yang tersimpan yang dapat menjadi destinasi wisata. Seperti halnya sebuah pantai yang berada di kawasan Pantai Payangan Laut Selatan di wilayah Desa Sumber Rejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.

Dikala akhir pekan atau musim libur, ramai dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun domestik. Pasalnya, bentuk pantainya yang menyerupai love, hal itu bisa dilihat setelah kita mendaki sebuah bukit yang berada di sekitar pantai tersebut yang dikenal dengan nama Bukit Suroyo.

Pemandangan pantai akan lebih terlihat indah dan cantik dikala dilihat di pagi hari (sunrice), dan disore hari saat matahari terbenam (sun sunset).

Sehingga sudah tidak heran jika banyak para muda-mudi berpasangan dan keluarga yang berkunjung berselfi dengan background pantai yang diberi nama “telok love” itu.

Salah satu pengunjung dari kota Sidoarjo, Maria KD, misalnya. Saat ditemui petisi.co diatas puncak bukit mengatakan, capeknya karena mendaki bukit seketika hilang dan terbayar setelah melihat keindahan Telok Love.

“Kecapaian ini tergantikan dengan keindahan. Oow.. sungguh Indah nan menawan serta luar biasa, yang tidak ada ditempat yang lain. Dan alangkah senangnya bila diatas puncak di sini kita bisa menikmati buah-buahan yang mudah bisa dipetik dan dinikmati langsung,” tutur Maria.

Hal yang sama dikatakan Sri Rejeki, pengunjung asal Kecamatan Kaliwates yang bersama keluarga sudah 2 kali dalam setahun datang dan melihat Telok Love. Setelah sesampai di puncak, rasa capeknya hilang setelah menikmati ketakjuban dan keindahan Teluk Love.

“Saya sudah dua kali datang ke sini 1 tahun lalu. Namun kedatangan kali kedua ini, merasakan perbedaan yang lebih bagus dari sebelumnya. Perbaikan jalan setapak dan pembuatan gazebo di lereng dan di atas puncak untuk tempat istirahat sudah banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Suto Wijoyo sebagai pegelola Teluk Love Bukit Suroyo dikonfirmasi menerangkan, untuk membuat jalan menuju bukit agar tidak licin dan pembuatan gasebo, serta musholla dan toilet, pihaknya mengumpulkan dari hasil sumbangan para pengunjung ketika akan masuk atau naik ke Bukit Suroyo.

“Semuanya ini seperti gasebo gasebo, musholla, dan toilet kita bangun murni dari hasil sumbangan pengunjung saat hendak masuk itu, ” terangnya.

Kedepan, dalam waktu dekat, lanjut Suto, setelah semuanya selesai, pihaknya akan membuat balon udara dan pembuatan tempat shelfei.

Sesuai masukan dan saran dari pengunjung yang selama ini kami terima, bukan hanya itu, Suto bersama rekan rekannya juga akan menanam tanam-tanaman berbuah yang mudah dipetik dan bisa dinikmati langsung, seperti Kelengkeng, nanas dan Ketimun.

“Nantinya tempat ini tidak hanya menyuguhkan Teluk Love nya saja, tetapi kedepan akan direncanakan menjadi tempat Wisata Agrowisata dan tempat Wisata Education, sehinga sebuah tempat wisata dan tempat belajar, sehingga pengunjung bisa tambah berlama-lama dan bertambah dimanjakan diatas, ” papar pria yang akrab disapa Abah Suto ini.

Abah Suto yang juga sebagai Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sumber Rejo mengatakan,” Beneh Oreng Jember, (Bukan Orang Jember : Red Madura), kalau tidak tahu Telok Love, karena telok love  sudah didatangi pengunjung dari berbagai kota besar di Indonesia dan dari Bali maupun Nusa Tenggara Barat,

“Bahkan “Tourist”  dari manca negara Belanda, Jepang, Jerman, Thailan, Australia, Korea dan Swis maupun dari orang Timur Tengah datang,” katanya.

Melihat terkenal Telok Love dan fasilitas yang hanya sederhana, Suto berharap kepada Pemerintah Kabupaten Jember, bisa kerjasama dan membantu fasilitas dan pengembanganya.

“Bukan impian lagi kalau Jember akan bertambah terkenal di Indonesia dan dunia, ketika Telok Love berfasilitas Wahh.. selain dari  Jember Fashion Carnaval (JFC),“ pungkasnya.(yud)