PETISI.CO
Rombongan petambak Kabupaten Pemalang Jateng di Kampung Juara Pasuruan.
PERISTIWA

Petambak Kabupaten Pemalang Jateng Study Banding ke Kampung Juara Pasuruan

PASURUAN, PETISI.CO – Petambak di 9 Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) melakukan study banding ke kampung Juara, Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Rombongan belajar di kampung Juara karena dinilai mampu menjaga stabilitas mutu dan kuantintas hasil budidaya udang vaname.

“Perubahan lingkungan yang tidak bisa terkendali (fluktuasi suhu), memiliki implikasi kuat pada penurunan sistem imun dan kemampuan sekresi enzim oleh udang secara alami. Hal ini memicu tidak maksimalnya  udang dalam mencerna pakan yang sudah diberikan. Walhasil, bukan kualitas udangnya saja yang menurun, tapi juga ada efek beruntun yang merusak lingkungan,” ujar Ahmad Arif, selaku Founder Teknologi Juara di Pasuruan, Senin (2/3).

Baca Juga :  Prajurit Kodim 0815/Mojokerto Dilatih Uji Ketangkasan Mahir Menembak

Dijelaskan Ahmad Arif, teknologi Juara yang diterapkannya mampu menjaga kualitas air dengan melakukan pengolahan material dari sisa pakan dan kotoran dari udang yang ada di dasar tambak. Selain itu juga meningkatkan serapan pakan buatan pada udang sehingga pakan akan lebih optimal. Hal tersebut sudah dibuktikan di tambak-tambak Desa Gerongan yang merupakan binaan dari PT Juara Biolife Solution.

Foto bersama rombongan petambak Kabupaten Pemalang.

Teknologi ini mampu merombak material organik (protein, Lemak, karbohidrat, dll) tersebut menjadi gugus pendek yang nantinya dapat di konsumsi ulang oleh udang atau sebagai makanan bagi pakan alami udang.

“Ada Enzym yang kami beri nama Juara, ini membuat pengolahan tuntas dan cepat dengan merubah nitrit menjadi nitrat, N2 dan H2O. Selain itu juga didesain produk yang dapat menjaga stabilitas kondisi lingkungan tambak agar tidak terjadi fluktuasi tinggi. Seperti diketahui, udang sangat rentan dengan perubahan suhu, pH dan kualitas air yang cukup besar,” jelasnya.

Baca Juga :  Koramil 0815/14 Dlanggu Sasaran Kunjungan Pendidikan PAUD

Enzim yang dibutuhkan udang ini merupakan jenis organik yang terdiri dari gabungan dari prebiotik, probiotik, enzym dan substrat. Secara spesifik akan  mengoptimalkan kerja enzym, chellate, garam alkali dan vitamin yang dibutuhkan. Sampah organik dari perairan tambak yang berasal dari sisa pakan, feses, moulting akan dengan cepat dapat di degradasi agar tidak berbahaya bagi lingkungan perairan tambak.

“Dengan Enzym Juara Biogreen hasil yang diperoleh signifikan. Perubahan akan terasa dalam jangka waktu pendek sekitar 30 hari. Plankton Stabil dan PH stabil. Alkalanitas tidak turun dan kondisi kolam jauh lebih nyaman,” lanjutnya.

Baca Juga :  Dibakar Cemburu, Arek Kenduruan Martil Arek Prigen

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pemalang, Jateng memang menggeber kegiatan untuk mendongkrak hasil panen petambak udang vaname, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Sebelum melakukan studi banding ke Pasuruan, pembudidaya udang vaname di bekal wawasan dalam seminar pada tanggal 27 Februari 2020 bertempat di hotel The Winner Premier. Ada 40 petambak Pemalang yang ikut. Pelatihan ini juga mengundang narasumber praktisi akuakultur, Suprapto NS. (kip)

terkait

Polsek Wonomerto Berbagi Takjil

redaksi

Presiden Jokowi Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Gubernur Khofifah

redaksi

Kota Mojokerto Raih Dua Penghargaan LPPD Kategori Kota se-Jatim dan Terbaik Tingkat Jatim

redaksi