Petani Ponorogo Resah, Padi Siap Panen Diserang Potong Leher

oleh
Padi Siap Panen Diserang Potong Leher

PONOROGO, PETISI.CO – Puluhan petani di wilayah Bungkal banyak resah, pasalnya terancam panennya berkurang, karena hamparan tanaman padi yang siap panen tersebut diserang penyakit atau hama potong leher.

Akibatnya, buliran padi kosong tidak berisi. Banyak ketipu kalau melihat tanaman padinya dari kejauhan karena nampak bagus segar, ternyata dilihat dari dekat hamparan padi tersebut banyak yang kering buahnya sebelum buliran gabah berisi.

Misni, salah seorang petani yang mengaku tanaman padi di lahan yang ia harapkan banyak terserang potong leher.

“Jan mas dibohongi, kelihatan dari jalan nampak bagus tanaman padi, tapi setelah kita masuk ke sawah, ya Allah banyak yang terserang potong leher. Padi menguning walau daun masih hijau. Buliran padi kuning keputihan gitu warnanya tapi gabuk (buliran padi kopong),” katanya.

Masih menurut Misni, kalau untuk musim panen pertama ini  pihaknya akan merugi.

“Jelas rugi mas, karena akan berkurang hasil panen kita dan untuk obat sama pupuk mahal semua, paling nanti kalau biasanya perkirakan bisa 7 kwintal atau 8 kwintal paling saat panen nanti bawa pulang sekitar 5 kwintal, padahal ini padi masih berumur 60 hari,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Hari, yang juga mengaku sudah tiap seminggu sekali 3 kali semprot, namun tetap tak berubah. Ia mengaku sudah habis hampir satu juta obat pestisida yang ia beli untuk lahan 3 kotak miliknya.

“Saya sudah kayak gak kuat lagi kalau beli obat, karena juga tidak ada perubahan dan potong leher semakin menjalar terus, apa gak ada bantuan ya dari pemerintah,” katanya.

Sementara PPL wilayah Bungkal Amat, ketika dikonfirmasi, pihaknya masih akan melakukan cek dan survey ke lokasi yang padi rusak.

“Biar PPL atau BPP nanti survey petugas dan dimintakan bantuan. Jadi hama penyakitnya apa, kerusakannya apa, kan gitu,” jawab PPL Amat.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Harmanto sampai berita ini ditulis belum bisa dikonfirmasi.(mal)

No More Posts Available.

No more pages to load.