Pilkades PAW Desa Ampelan Menuai Pro Kontra

oleh

BONDOWOSO, PETISI.CO – Pelaksanaan Pergantian Antar Waktu (PAW) Pemilihan Kepala Desa Ampelan, Kecamnatan Wringin, Kabupaten Bondowoso akan dilaksanakan, Selasa (28/8/2018) menuai pro dan kontra tentang cara yang harus dilakukan saat proses pemilihan dilakukan.

Pihak Sunardi berharap dan meminta agar supaya proses pemilhan yang dilakukan harus dengan cara aklamasi (terbuka) sedang pihak Kawani justru menghendaki agar proses yang dilakukan dengan pemilihan secara luber (tertutup).

Ahmad selaku ketua pemenangan Kawani sekaligus suami dari Kawani mengatakan, pihaknya tetap meminta agar proses pemilihan harus dilakukan secara tertutup. Karena cara ini merupakan cara pemilihan yang cukup demokrasi dan jika proses yang dilakukan pada hari H dengan cara aklamasi maka dipastikan calon Kawani akan meninggalkan tempat pemilihan. “Jika aklamasi ini juga diiyakan oleh camat, maka hal ini dianggap melangar aturan,“ terangnya.

Sementara sumber dari Koramil Wringin dan Polsek Wringin mengatakan jika pihak kepolisian dan koramil menginginkan jika dilakukan secara tertutup demi menjaga situasi keamanan agar kondusif. Bahkan Kapolres Bondowoso AKBP. Taufik Herdiansyah Z, SIK, SH sudah melayangkan surat perintah agar proses pemilihan PAW Desa Ampelan agar kondusif.

Semua pihak berharap proses pelaksanaan PAW Pilkades Ampelan akan berakhir kondusif mengingat untuk bulan Agustus 2018 pemilihan PAW kepala desa di Bondowoso hanya di Desa Ampelan. Sehingga semua pihak yang berkepentingan pada acara ini akan fokus di Desa Ampelan. (cip)