Pj Gubernur Adhy Optimistis Forum Komunikasi Perhubungan 2024 Hasilkan Rekomendasi Strategis Pembangunan Transportasi

oleh -158 Dilihat
oleh
Pj Gubernur Adhy (kiri) membuka Rapat Forum Komunikasi Perhubungan 2024

Surabaya, petisi.co – Pj Gubernur Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono menaruh harapan besar Forum Komunikasi Perhubungan 2024 terlahir rekomendasi strategis sebagai bentuk upaya pembangunan, penyempurnaan, dan penyelarasan kebijakan transportasi di tingkat daerah dan nasional.

Harapan tersebut, disampaikan Adhy pada rapat Forum Komunikasi Perhubungan 2024 di Ballroom Hotel Movenpick Surabaya, Rabu (13/11). Kegiatan itu, berlangsung selama tiga hari hingga tanggal 15 November 2024 mendatang.

Menurut Adhy, kegiatan ini berlangsung sangat konstruktif, karena dihadiri ratusan peserta yang berasal dari Dinas Perhubungan Tingkat Provinsi seluruh Indonesia. Pertemuan kali ini diharapkan akan ada rekomendasi terkait existing yang ada di masing-masing provinsi secara umum, kesamaan dan perbedaannya.

“Karena di sini dilakukan pembahasan strategis terutama tantangan, masalah, serta peluang kolaborasi di sektor perhubungan dan transportasi di tanah air,” tegas Adhy yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono.

Rekomendasi terkait update kondisi existing di masing-masing provinsi ini diperlukan karena perbedaan karakter setiap daerah, bisa menjadi sebuah insight bagi daerah lain, khususnya di sektor perhubungan dan transportasi.

Hal ini mengingat bahwa hampir seluruh provinsi mempunyai kebijakan dan arah program yang sama. “Rekomendasi selanjutnya adalah mengidentifikasi kendala-kendala yang terjadi baik yang terkait dengan konsep dan teknis di semua jenis perhubungan, baik darat, laut dan udara,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, rekomendasi kerjasama antar provinsi terkait dengan konektivitas baik darat laut dan udara. Utamanya, di provinsi-provinsi yang bertetangga. Pihaknya berharap Jatim menjadi best practice bagi provinsi lain untuk bisa dijadikan pelajaran.

Hal ini mengacu pada posisi strategis Jatim sebagai Hub utama Indonesia Timur. Tercatat hingga saat ini, Jatim melayani 19 rute dari 37 rute tol laut melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sehingga hampir 80% logistik di 19 provinsi Indonesia dikirim dari Jatim.

“Jatim juga memiliki beberapa fasilitas transportasi seperti delapan Bandar Udara, dimana satu Bandara, yaitu Abdurrahman Saleh merupakan UPT Dishub Jatim. Kemudian keberhasilan operasional bus Trans Jatim yang telah memiliki lima koridor. Serta 37 pelabuhan yang mungkin bisa dikunjungi untuk dilakukan Best Practice,” jelasnya.

Ia menyebut, perlu adanya kerjasama dengan mitra terkait, utamanya pihak swasta penyedia layanan dengan harapan bisa menambah frekuensi layanan penyebrangan.

“Di Jatim sudah ada tapi frekuensinya masih harus diperbanyak. Jadi harapannya masyarakat bisa bolak balik kapan saja, misal sehari dua sampai tiga kali penyeberangan. Membuat ekonomi kita lebih jalan,” katanya.

Sejalan dengan Pj gubernur Jatim, Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono menyebut bahwa pertemuan ini menjadi forum pertemuan seluruh Kepala Dinas Perhubungan tingkat provinsi di Indonesia untuk merumuskan solusi permasalahan transportasi dengan penekanan pada peningkatan keselamatan transportasi dan upaya sinkronasi pusat dan daerah.

“Kerjasama antar pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya serta mempercepat target pembangunan transportasi di masing-masing provinsi,” tandasnya. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.