Pjs Bupati Jombang Setiajit Salurkan Beras Bersubsidi Pemprov Jatim

oleh
Pjs Bupati Jombang menyerahkan bantuan bersubsidi kepada warga secara simbolis

Diharapkan 2018 Angka Kemiskinan Kurang dari 10 %

JOMBANG, PETISI.CO – Pjs Bupati Jombang Setiajit SH. MM, melakukan sosialisasi dan penyaluran beras bersubsidi dalam program percepatan dan perluasan penanggulangan kemiskinan Propinsi Jawa Timur tahun 2018 di Balai Desa Sengon Kecamatan Jombang, Rabu (21/2/2018).

Ikut hadir dalam kegiatan ini, Plt Kepala Dinas Sosial, Plt Kepala Dinas Kominfo, Kepala UPT PSBR, Camat, Kapolsek Kota, Kepala Desa beserta staf dan warga Sengon yang menerima bantuan beras bersubsidi.

Sebelum sambutan, Pjs Bupati Jombang Setiajit menyerahkan bantuan beras bersubsidi secara simbolis kepada 10 penerima. Mereka Sardo RT 12, Salamun RT 01, Sunardi RT 11, Toyib RT 11, Paiman RT 22, Sulikah RT 7, Siyamah RT 7, Umi Kulsum RT 12, Kartini RT 8 dan Mussiyam RT 11.

Dalam sambutannya, Pjs Bupati Setiajit  menyampaikan, bantuan beras bersubsidi dari Propinsi Jawa Timur, untuk . satu kepala keluarga mendapatkan beras 20 kg.

“Kabupaten Jombang sejumlah 10.886 Kepala Keluarga mendapatkan bantuan beras bersubsidi,” ujar pejabat murah senyum ini.

Pjs Bupati Jombang Setiajit menjawab pertanyaan wartawan.

Setiajit berharap,  bantuan beras bersubsidi ini dimanfaatkan oleh semua warga yang mendapatkan, untuk kebutuhan makan keluarganya di rumah. “Jangan sampai dijual ya,” harapnya.

Dihadapan wartawan, Pjs Bupati Jombang Setiajit mengatakan, bahwa yang punya hak menerima bantuan beras bersubsidi dari Pemerintah Propinsi menurut data, warga yang sangat miskin pendapatannya kurang dari Rp 280.000,- per bulan.

Untuk Pemerintah Kabupaten Jombang membantu difabel/orang cacat, anggarannya dari Dinas Sosial.

Lanjut Setiajit, beras bantuan dari Pemerintah Propinsi Pakde Karwo yang sangat peduli dengan masyarakat Jawa Timur untuk mengurangi angka kemiskinan.

Pada tahun 2017, angka kemiskinan di Jatim mencapai 10,45 persen. Harapannya, di tahun 2018 angka kemiskinan kurang dari 10 persen.

“Tingkat pengangguran cukup tinggi bisa berakibat terjadinya kemiskinan,” ujarnya.

“Mudah-mudahan Jombang tidak ada bencana, Pilkada aman sehingga ada penyerapan angka pengangguran,” pungkasnya. (rahma)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.