Plt Bupati Lumajang : Banyak Masyarakat Lumajang Sukses di Luar Pulau Jawa

oleh
Plt Bupati Lumajang (tengah).

LUMAJANG, PETISI.CO – Pemerintah Kabupaten Lumajang teryata memanfaatkan betul program transmigrasi dari pemerintah pusat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya masyarakat Lumajang yang menggantungkan nasib di luar pulau Jawa sukses dalam merubah kehidupan.

Kesuksesan itu bukan hanya isapan jempol belaka. Mereka bisa membangun rumah dan membiayai anak sekolah hingga perguruan tinggi.

Pemanfaatan program itu agar masyarakat Lumajang lebih sejahtera meski tinggal di luar Lumajang.

Untuk itu, tiap tahun, kuota Lumajang untuk memberangkatkan transmigran selalu dimaksimalkan. Karena melalaui program ini, ada banyak keuntungan yang didapat. Seperti subsisi biaya hidup untuk 18 bulan, lahan pertanian, dan tempat tinggal.

“Sedangkan kalau dengan cara swadaya tidak akan mendapat fasilitas dari pemerintah,”  ujar (Plt) Bupati dr. Buntaran Suprianto, di Kantor Bupati, Selasa (24/04/2018).

Ia menambahkan, kesuksesan transmigran Lumajang dapat dilihat secara nyata oleh Buntaran saat dirinya berkunjung ke Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Daerah ini menjadi salahsatu tempat para transmigran tinggal, termasuk dari Lumajang.

“Banyak yang sukses dengan mengelolah lahan pertanian. Dari hasil pertanian, mereka bisa mendapat hingga Rp 500 ribu per hari hanya dengan menjual sayur mayur,” kata Buntaran.

Selain dari lahan pertanian, ada juga transmigran Lumajang disana yang sudah sukses berwirausaha dan menjalani profesi lainnya.

“Ada yang mampu membuka bengkel, beli tanah disana, dan juga ada yang menjadi guru,” ungkapnya.

Ada 16 Kepala Keluarga dengan total 48 jiwa warga Lumajang yang tinggal disana. Sementara untuk pelayanan, Buntaran menyebut disana sudah tersedia dengan baik. “Pelayanan kesahatan juga baik disana,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Drs. Suharwoko menyampaikan, sejak program transmigrasi dijalankan oleh pemerintah pusat di tahun 1970’an, Lumajang selalu mendapat kuota dan mengirimkan warga ke tempat transmigrasi.

“Sudah ada banyak, dan menyebar di seluruh Indonesia. Seperti Sulawesi, Irian, dan Kalimantan,” terangnya.

Melalui program ini, Pemkab Lumajang bisa memantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena lapangan pekerjaan di Lumajang sendiri juga terbatas. Jumlah warga kurang mampu dan penganggutan juga masih terbilang tinggi.

“Karena tiap tahun kita tidak bisa menyediakan lapangan kerja dalam jumlah besar. Job Market Fair yang digelar juga terbatas jumlah lowongannya,” pungkasnya (ulum)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.