Petisi
Delapan tersangka narkoba yang diamankan di Mapolres Blitar Kota.
HUKUM

Polres Blitar Kota Bekuk 11 Tersangka Narkoba dan Perjudian

BLITAR, PETISI.CO – Polres Blitar Kota dalam pekan ini menggelar razia besar-besaran untuk mencegah penyakit masyarakat (pekat). Dalam operasi ini  Polres Blitar Kota  berhasil membekuk 11 tersangka kasus narkoba dan perjudian. Dari tangan para tersangka  polisi berhasil menyita barang bukti, 2,67 gram sabu-sabu, 800 butir pil dobel L, dan peralatan judi dapat diamankan di Mapolres Blitar Kota.

sejumlah kasus yang diungkap itu, yang paling banyak merupakan kejahatan penyakit masyarakat yang menjadi perhatian polisi. Hal ini disampaikan Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela kepada sejumlah awak media.

Lebih lanjut Kapolres Blitar Kota menjelaskan, dari 11 tersangka tersebut, sebanyak 8 tersangka kasus narkoba dan 3 tersangka kasus perjudian, dari kasus narkoba yang diungkap berhasil menyita sekitar 800 butir pil dobel L dan 2,67 gram sabu-sabu.

Barisan tersangka narkoba dan perjudian di Mapolres Blitar Kota.

“Kasus narkoba ini berhasil diungkap oleh Satnarkoba dan Polsek jajaran Polres Blitar Kota, yaitu Polsek Wonodadi dan Polsek Udanawu,”jelasnya.

Orang nomor satu di Polres Blitar Kota ini menambahkan, mereka mengedarkan narkoba ke anak muda di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Mereka biasanya menyasar anak muda putus sekolah. Dan sebagian pengedar narkoba yang ditangkap berasal dari luar wilayah hukum Polres Blitar Kota, seperti dari Tulungagung.

“Kami imbau kepada orang tua jangan sampai anak-anaknya terjerumus dalam kasus peredaran narkoba,” imbuhnya.

Sementara terkait judi, Kapolres Blitar Kota menyebut, jenis judi yang diungkap yaitu, judi online dan konvensional. Judi online salah satunya judi togel online yang telah menjamur di masyarakat. “Salah satunya judi togel online. Dia memasarkan lewat internet,”  pungkasnya. (min/dip)

terkait

Kasus Tandatangan Bupati Bondowoso yang Dipalsu, Masuk Proses Penyidikan

redaksi

Sebar Foto Bugil Kekasih, Dihukum Empat Tahun

redaksi

Oknum Wartawan Tertangkap saat Nyabu

redaksi