PETISI.CO
Alat berat ekskavator yang digunakan pelaku PETI yang disita Polisi.
HUKUM

Polres Kuansing Kembali Sikat Pelaku PETI Pakai Ekskavator

Kapolres: Kami Tindak Tegas dan Proses Hukum

KUANSING, PETISI.COTim Pemberantasan Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) Polres Kuansing kembali berhasil menyikat aksi PETI di lokasi perkebunan kelapa sawit Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau, Rabu (07/07/2021).

AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM, Kapolres ketika dikonfirmasi media membenarkan jajarannya telah melakukan kegiatan penegakan hukum tindak pidana PETI.

“Sikat PETI dipimpin Kasat Reskrim, AKP Boy Marudut Tua, SH dan Kasat Sabhara, AKP Hajarul Aswad. Satu orang pelaku dan sejumlah barang bukti termasuk 1 unit ekskavatorberhasil kami amankan dari TKP langsung dibawa ke Mapolres Kuansing untuk selanjutkan kami proses secara hukum. Sedangkan dua pelaku lainnya yang melarikan diri saat mengetahui kedatangan petugas dansaat ini masih dalam pencarian,” terang Kapolres.

Baca Juga :  Anggota Gabungan Polres Kuansing Menangkap Pelaku Penganiayaan Berat

Aktivitas PETI yang berhasil diungkap tersebut tidak terlepas dari strategi yang telah direncanakan dan disiapkan oleh Tim Pemberantasan PETI Polres Kuansing.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan juga tentunya kesabaran TIM untuk mengintai aktifitas pelaku PETI yang kerap sembunyi-sembunyi dari pantauan petugas, hari ini Kami kembali berhasil meringkus 1 orang pelaku PETI yang tertangkap tangan sedang mengoperasikan alat berat berupa ekskavator di areal perkebunan kelapa sawit di Desa Sungai Alah, Kec. Hulu Kuantan,” imbuh Kapolres.

Satu orang pelaku berinisial MS (28) saat ini sudah diamankan di Mapolres Kuansing guna mempertanggungjawabkan perbuatan nya yang diduga melanggar Pasal 158 UU Nomor 3 tahun 2020, tentang perubahan UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara

Baca Juga :  Polres Kuansing Gelar Apel Bersama Siap Hadapi Bencana dan Bebas Asap di Riau

“Terkait aktivitas PETI, Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas illegal tersebut, karena selain merusak lingkungan juga akan menanggung risiko untuk diproses secara hukum pidana,” tutup orang nomor satu dijajaran Polres Kuansing ini mengakhiri keterangan. (gus)

terkait

Polres Situbondo Canangkan Zona Integritas Menuju WBBM

redaksi

Terapkan Tilang Berhadiah dan E-Tilang, Ini Penjelasan Kapolres Mojokerto

redaksi

Dua Pelaku Pembunuhan ABG di Parit Sawah Tulangan Diringkus

redaksi