PETISI.CO
Petugas saat kegiatan Razia Protokol kesehatan di warung mamin.
PERISTIWA

Polres Kuansing, TNI dan Satpol PP Razia Prokes Pelaku Usaha

Menekan Laju Pandemi Covid-19

KUANSING, PETISI.COOperasi Gabungan Polres Kuansing, TNI (Penghubung Kodim 0302 Inhu) dan Satpol PP gelar Operasi Pengendalian Penyebaran Covid-19 di sejumlah tempat yang diduga rawan terjadinya pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, Kamis malam (10/06/2021).

Operasi yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kuansing, Kompol Erde Dianto SH dan Kabid Opsdal Satpol PP, Shanti Evi Dimeti SH juga sebagai tindak lanjut dari Perbup Nomor 42 Tahun 2020 Tentang pelaksanaan penegakan peraturan hukum protokol Covid-19.

Petugas gabungan me,mberikan imbauan kepada pengunjung warung.

Dalam kegiatan ini Polres Kuansing menurunkan 20 personil, 4 personil TNI, 13 personil SatPol PP yang tergabung dalam Tim Yustisi malam dan dikerahkan untuk melakukan penegakan prokes di sejumlah tempat.

Operasi dilaksanakan di tempat-tempat usaha makanan dan minuman di Kota Teluk Kuantan yang diduga menjadi tempat berkumpul atau berkerumunnya masyarakat sehingga terjadi pelanggaran Prokes Covid-19.

Baca Juga :  Kantor Imigrasi Jember Bersinergi dengan Tiga Pilar Kabupaten Situbondo

Kapolres Kuansing, AKBP Henky Poerwanto, SIK MM melalui Kabag Ops Polres Kuansing, Kompol Erde Dianto SH menyampaikan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 dan menindak lanjuti instruksi Bupati Kuansing, Andi Putra SH MH, dimana jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau saat ini masih tinggi, maka Tim Operasi Gabungan melakukan operasi yustisi dan penegakan Protokol Kesehatan.

“Iya, semalam kita tim gabungan Polres Kuansing, Satpol PP, TNI dan Polri melakukan operasi penegakan protokol kesehatan di sejumlah tempat diduga menjadi tempat tempat berkerumunnya masyarakat di Kota Teluk Kuantan,” kata Erde.

Baca Juga :  Polres Kuansing Bagikan 1000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Selama kegiatan dilaksanakan, lanjut Erde, ditemukan sebanyak 19 pelaku usaha dan 13 warga terjaring operasi melanggar protokol kesehatan. Razia berlangsung di 19 tempat usaha, yang ditemukan melanggar prokes.

“Di Jalan Proklamasi, Kelurahan Sungai Jering, kita jumpai sebanyak 2 tempat usaha, di Jalan Tuanku Tambusai, ditemukan 3 tempat usaha. Kemudian di Jalan Diponegoro atau tepatnya di Terminal Teluk Kuantan, dijumpai sebanyak 8 tempat usaha, di Jalan Ahmad Yani kembali ditemukan sebanyak 3 tempat usaha, dan terakhir di Jalan Perintis Kemerdekaan juga ditemukan sebanyak 3 tempat usaha,” beber Erde.

“Pelaku usaha yang dinilai melanggar protokol kesehatan, yakni pelaku usaha yang tidak menyediakan tempat cuci tangan, tidak memakai masker, tidak mengatur jarak pengunjung, tidak memenuhi ketentuan pembatasan aktivitas masyarakat dan jam malam,” tegas Erde Dianto.

Baca Juga :  Polres Kuansing Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Kurang Mampu Terdampak Covid-19

Kemudian untuk warga yang perorangan juga ditemukan masih adanya yang tidak memakai masker saat diluar rumah. “Untuk kali ini, kita memberikan sanksi berupa teguran lisan pertama. Dan ini berlaku kepada seluruh pelanggar,” sebut Erde.

Setiap pelanggar, baik pelaku usaha dan perorangan yang melanggar protokol kesehatan di tempat-tempat usaha yang berada di Kota Teluk kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah dengan menerapkan sanksi terhadap pelanggar prokes.

“Untuk sanksi berikutnya apabila masih ditemukan melanggar akan diberikan sanksi lebih atau tindak lanjut sesuai prokes nantinya,” terang Kompol Erde Dianto.

Dalam razia tersebut, juga dilakukan edukasi protokol kesehatan kepada pelanggar yang menerima sanksi dan masyarakat sekitarnya. (gus)

terkait

Dinsos Jember Menargetkan DTKS Terverifikasi Sampai 23 Mei 2021

redaksi

Plt Bupati Maryoto Hadiri Pelantikan DPC IWAPI Kabupaten Tulungagung

redaksi

PTPN X Kebun Kertosari Serahkan CSR Bedah Rumah Lansia Warga Kelurahan Gebang

redaksi