Petisi
Pita launching digunting oleh Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuroh, serta Kepala Kejaksaan Negeri Mojokerto, Rudy Hartono, Senin (04/11) siang di Kawasan Intiland Ngoro Industri Persada.
PERISTIWA

Polres Mojokerto Launching Tiga Inovasi Pelayanan Publik

MOJOKERTO, PETISI.COPolres Mojokerto melaunching tiga jenis inovasi pelayanan publik (yanlik) terbaru. Yakni Samsat dan Satpas Ngopi, Gedung Yanlik Terpadu, serta Barak Anggota Pengendalian Massa (Barak Dalmas).

Pita launching digunting oleh Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuroh, serta Kepala Kejaksaan Negeri Mojokerto, Rudy Hartono, Senin (04/11) siang di Kawasan Intiland Ngoro Industri Persada.

Yanlik Samsat dan Satpas Ngopi ditempatkan di area Ngoro Industri Persada, untuk melayani perpanjangan SIM serta pajak, dengan mengusung konsep café. Selanjutnya Gedung Yanlik Terpadu, ditempatkan di Pintu masuk Mapolres Mojokerto.

Gedung yanlik bisa didatangi masyarakat yang ingin mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), izin keramaian, pelayanan keterangan bebas narkoba, serta pelayanan sidik jari lebih mudah.

“Ini adalah bentuk pelayanan terbaik dari kami kepada masyarakat. Ada tiga inovasi yang kami launching hari ini. Kami harap dapat membantu masyarakat agar lebih mudah mengurus surat-surat kepolisian. Kita coba kasih layanan yang jemput bola,” terang Kapolres Mojokerto.

Hakekat pelayanan publik sendiri adalah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat, yang merupakan perwujudan Kewajiban Aparatur Pemerintah sebagai abdi masyarakat.

“Di dalamnya mencakup asas pelayanan publik, tranparansi, akuntabilitas, kondisional, partisifatif, dan kesamaan hak. Antara lain tidak diskriminatif dan seimbang antara hak dan kewajiban pemberi maupun penerima,” tuturkan Wakil Bupati, Pungkasiadi pada sambutannya.

“Perbaikan pelayanan publik khususnya pada instansi pemerintah saat ini sangat berimplikasi terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Pelayanan prima sangat ditunggu masyarakat. Maka kita sebagai pelayan publik harus semaksimal mungkin melayani,” kata wabup.

Acara ini turut dihadiri Forkopimda, Kepala Cabang Kantor Jasa Raharja Mojokerto, OPD, Ketua PCNU Mojokerto, serta Forkopimca Kabupaten Mojokerto. (nang)

terkait

Konsolidasi Internal, Dandim ajak Makan Bersama Perwira Jajarannya

redaksi

10 Negara Bedah Inovasi Kebijakan Sumber Daya di Bojonegoro

redaksi

Sertijab Kapolres Batu ‘Buher’ Titip Dua Pesan

redaksi