Medan, petisi.co – Atlet binaraga (binaragawan) Jawa Timur (Jatim), Akbar Nur Azmi tampil memukau di arena binaraga PON XXI 2024. Dia mampu menyumbangkan medali emas untuk kontingen Jatim.
Turun di kelas body boilding 80 kg, Akbar mengalahkan rival-rival beratnya. Seperti Achmad Midkholuddin dari Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Atang Ependi Jawa Barat (Jabar). Keduanya harus puas mendapat perak dan perunggu.
“Tentu saya bangga, karena baru kali pertama ikut PON dapat emas. Di PON Papua, saya hanya dapat perunggu. Terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu persiapan selama empat tahun ini,” kata Akbar kepada wartawan usai penyerahan medali.
Sayang keberhasilan Akbar merebut emas, gagal diikuti rekannya, Panca Trianggono yang turun di kelas 70 kg. Padahal, Panca sempat digadang-gadang dapat emas, meski masih miskin pengalaman bertanding di tingkat nasional.
Bertanding lebih awal di Hotel Four Points, Medan, Rabu (11/9), Panca harus menjadi Runner up dan mendapatkan perak. Medali emas kelas 70 kg diraih binaragawan Sahri (DKI) dan perunggu direbut Dody Armanda Putra (Sumut).
Selain Panca, kegagalan meraih emas juga menimpa Aden. Bahkan, Aden yang turun di kelas 75 kg gugur di penyisihan. Dia kalah dari binaragawan tuan rumah Sumut, DKI, Bali dan daerah lainnya.
Dengan berakhirnya pertandingan binaraga, Jatim mengumpulkan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Satu emas lainnya didapat binaragawati Firma di laga ekshibisi kelas women’s model’s physique. Namun, karena sifatnya ekshibisi, maka medali emas tidak ikut dihitung dalam perolehan medali. (bm)







