Surabaya, petisi.co – Genderang perang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025 di Malang Raya, belum ditabuh. Namun, Kota Malang yang menjadi salah satu tuan rumah sudah mulai unjuk kekuatan. Secara mengejutkan Kota Malang sudah meraih 8 medali emas.
Selain Kota Malang, ada dua daerah yang menjadi tempat penyelenggaraan Porprov tahun ini. Yaitu, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Porprov sendiri akan berlangsung pada 28 Juni hingga 5 Juli dengan mempertandingkan 64 cabang olahraga (cabor) dan diikuti 16.606 atlet.
Beberapa cabor sudah mendahului pertandingan. Antara lain Hapkido dan Balap Motor. Hapkido ternyata menjadi cabor pendulang emas bagi kontingen kota Malang.
Dari cabor itu, turut menghantarkan kota Malang memimpin klasemen sementara medali dengan 8 emas 2 perak dan 1 perunggu. Beberapa daerah juga memperoleh medali emas dari cabor ini.
Total jumlah medali yang diperebutkan Hapkido, yaitu 19 medali emas, 19 medali perak, dan 29 perunggu. “Ada sekitar 150 atlet dari 17 daerah yang mengikuti cabor ini,” kata Ferry Hadijaya selau Technical Delegate (TD) Hapkido.
Kota Surabaya yang menjadi langganan juara umum Porprov belum banyak berkiprah di hapkido. Tak satu pun atletnya yang mampu meraih emas. Beruntung kegagalan di hapkido terobati dengan keberhasilan atletnya merebut emas di balap motor.
Raihan satu emas ditambah 2 perak dan 3 perunggu ini ikut menghantarkan Surabaya berada di peringkat dua klasemen perolehan medali sementara Porprov 2025 dengan poin 12. Surabaya ditempel kabupaten Blitar dan Ngawi yang mendapat 1 dan 2 emas.
Kedua daerah itu mengumpulkan 11 dan 10 poin. “Tidak apa-apa Kota Malang melejit. Mereka merajai cabor hapkido. Secara resmi Porprov kan baru dimulai 28 Juni,” kata Ketua KONI Surabaya, Hoslih Abdullah kepada petisi.co, Senin (16/6) malam. (bm)







