Petisi
Calon orang tua siswa SNEBA saat mengantri pengembalian formulir
PENDIDIKAN

PPDB Zonasi Hari Pertama, ‘SNEBA’ Membludak

BATU, PETISI.CO – Ada antrEan panjang, di hari pertama pembukaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), di SMP Negeri 06 Batu (SNEBA), hingga membludak sampai halaman sekolah terlihat penuh.

Ketua panitia PPDB, Dra. Siti Fatikhatun Fatkhiyah menuturkan, untuk pengambilan Formulir dan pengembalian formulir dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

“Akan tetapi untuk entri datanya diahkiri sampai pukul 16.30 WIB. Karena jaringan internetnya dari telkomsel, memberikan batas maksimal sore sampai setengah lima,” tuturnya.

Ia tandaskan, PPDB zonasi dibuka selama tiga (3) hari mulai Senin hingga Rabu (17-19/6/2019). Sementara itu diawal PPDB wali siswa, yang sudah mengambil formulir SNEBA sebanyak 225 formulir, dan sebanyak 222 formulir yang sudah dikembalikan ke sekolah.

“Ini sesuai dengan Peratutan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan No 51 tahun 2018 tentang sistem perpindahan ada tiga (3) hal yaitu Prestasi, Perpindahan yaitu wali siswa seperti TNI – Polri,  ASN, dan Swasta BUMN, yang terahir Zonasi,” tandasnya.

Guru senior ini juga menambahkan, PPDB diberikan waktu selama tiga hari (3), dan alhamdulilah dihari pertama dapat berjalan dengan lancar, aman dan tidak ada kendala baik teknis maupun non teknis.

“Calon wali siswa, mereka rela mengantri demi masa depanya anaknya. Orang tua wali juga menyadari, bahkan mereka tidak ada yang komplin,” ucapnya, Senin (17/6/2019).

Sementara itu, Kepala SMPN 06 Batu, Budi Prasetyo SPd juga menuturkan, khusus di SNEBA pagunya sebanyak 189 siswa yang dibagi menjadi enam (6) rombel, dalam satu (1) rombel sebanyak 32 siswa.

“Pendaftaran PPDB jalur prestasi kita kemarin mendapatkan tiga (3) siswa diantaranya dari SDN Nagalik 01 Batu, siswa juara 3 seni Karawitan tingkat Kota Batu. Teater juara I group tingkat Kota Batu, dari SDN Pendem 01. Dan lari sprint juara III tingkat Kota Batu, dari SDN Pedem,” tukasnya.

Meskipun demikian, Pelaksanaan PPDB di SNEBA dilaksanakan secara Trasnparasi, Akuntabel, dan Prosedural. Ia juga berharap, semoga SNEBA nantinya mendapatkan siswa yang berkwalitas karena sistem zonasi ini program dari Pemerintah jadi tidak ada sekolah favorit.

“Dengan sistem ini supaya kita dapat maju lagi dan memaksimalkan potensi siswa dengan baik. Selain itu, guna untuk pemerataan pendidikan,” bebernya.

Ditambahkan lagi, kesadaran dan keiklasan guru SNEBA yang sudah terbangun dapat memajukan sekolah yang hebat.

“Tim work yang solit, bisa menjadikan sekolah yang bagus. Karena dengan menejemen yang bagus, dapat menjadi solit. Sehingga dapat menjalankan program program sekolah yang sudah tertata,” pungkasnya. (eka)

terkait