Prihatin Kemampuan Bahasa Siswa, Guru MAN 1 Lamongan Susun Kamus Firdaus

oleh
oleh
Guru Mapel Bahasa Arab Drs Ahmad Luthfi, M.Si, M.Pd.I (kiri) dan Mapel Bahasa Inggris Waris, S.Pd menunjukkan karyanya, kamus Firdaus

LAMONGAN, PETISI.CO – Rendahnya kemampuan bahasa asing siswa di sejumlah sekolah dan madrasah mengundang keprihatinan tersendiri bagi kalangan guru MAN 1 Lamongan. Guru Mapel Bahasa Arab Drs Ahmad Luthfi, M.Si, M.Pd.I bersama Guru Mapel Bahasa Inggris Waris, S.Pd berkolaborasi melakukan terobosan menyusun Kamus Firdaus tiga bahasa;Inggris, Arab, dan Indonesia.

Kamus yang diterbitkan penerbut Kattulistiwa tersebut dibuat sedemikian rupa, sehingga bisa memudahkan bagi pembaca mencari kosa kata dengan cepat. Sehingga pada gilirannya akan mendorong siswa punya kemampuan berbahasa Arab dan Inggris. Bahkan, bila sudah jadi kebiasaan, maka akan sangat memungkinkan bagi siswa untuk berbicara atau conversation dengan cepat, baik bahasa Arab maupun Inggris.

“Karena kamus kita ini punya keunikan dan keunggulan tersendiri,” jelas Ahmad Luthfi ditemui di sela-sela mengajar.

Apa keunikan dan keunggulannya? Pria kelahiran Gresik pada 1963 ini menjelaskan bahwa kamus yang dibuat ini memiliki keunggulan karena kosa katanya mudah dicari  dan diingat. Selain disusun secara tematik dan diurutkan berdasarkan abjad, kamus ini juga dilengkapi kumpulan sinonim dan antonim.

Dengan pendekatan tema, lanjut Luthfi, siapa pun yang membuka kamus tersebut akan bisa tahu perbendaharaan kata dan bahasa sekitar tema, sehingga bisa dipakai bahan percakapan atau conversation. Dia kemudian mencontohkan tema rumah, maka apapun terkait dengan rumah dan isinya akan muncul di bab tersebut, baik bahasa Arab maupun bahasa Inggris, dan Indonesia. “Dan untuk memudahkan, kumpulan kosa katanya diurutkan berdasarkan abjad,” jelas dia.

Kumpulan sinonim dan antonim, kata dia, akan semakin melengkapi perbendaharaan kata. Sehingga bagi yang ingin mengembangkan dalam percakapan sehari-hari sekalipun sudah bisa mendapat banyak bahan. Apalagi di kamus tersebut juga dilengkapi dengan ungkapan-ungkapan pendek (sort expression) dan kumpulan peribahasa. Juga dilengkapi gambar agar tidak membosankan dan sangat cocok untuk anak-anak karena menarik.

Susunan dan model kamus seperti itu, kata dia, sengaja disusun agar bisa digunakan untuk semua kalangan, mulai dari pemula yang belum tahu sama sekali bahasa Arab Inggris, hingga kalangan SMP/MTs dan kalangan mahasiswa sekalipun, termasuk kalangan umum. Untuk siswa atau mahasiswa, lanjut dia, kamus itu bisa dipakai untuk menunjang materi bahan ajar di sekolah dan kampusnya, sementara untuk kalangan umum atau pemula bisa menggunakan untuk bahan percakapan.

“Dan ini adalah kamus saku sehingga bisa dibawa kemana-mana,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, dirinya berharap karyanya bisa membantu bagi siapapun yang ingin belajar bahasa Arab dan Inggris dengan biaya murah. Kamus ini juga sengaja dibuat karena selama ini anak-anak masih merasa kesulitan dengan kamus yang ada. “Selain tujuan itu, kita buat kamus ini juga untuk mengembangkan kompetensi guru sebagai pendidik. Menulis kan kemampuan literasi,” ucap dia. (roudlon)

No More Posts Available.

No more pages to load.