Proyek Saluran Beton Precast di Bondowoso Dikeluhkan

oleh
Saluran air irigasi menggunakan beton precast, dikeluhkan.

BONDOWOSO, PETISI.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Jawa Timur,  melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso terus melakukan inovasi untuk dapat meningkatkan potensi pertanian.

Salah satunya dengan merehabilitasi saluran irigasi, yang   biasanya menggunakan batu kali, kini dialihkan ke beton precast.

Alasannya,  bahwa konstruksi yang dibuat menggunakan jenis beton tersebut, memiliki kekuatan dan daya tahan yang lebih baik. Sehingga umur manfaat bangunan akan lebih lama dirasakan oleh para petani.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PUPR Bondowoso, Drs. Karna Suswandi, MM.

Menurutnya, kekuatan beton precast sangat efektif dan efesien dalam rangka menjaga umur ekonomis bangunan.

“Alhamdulilah dengan menggunakan beton Precast, bangunan saluran irigasi, baik yang dikerjakan rekanan kontraktor maupun Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), semua kualitasya bagus,” ujar Karna saat meninjau progres pelaksanaan proyek swakelola, pembangunan irigasi  yang dikerjakan HIPPA dengan berjuluk nama Karya Satu, di Desa Ambulu, Wringin, belum lama ini.

Para pekerja sedang membangun saluran irigasi menggunakan beton precast.

Lanjut Karna,  berkat penggunaan beton precast, tingkat kehilangan debit air bisa diminimalisir.

“Sehingga debit air akan tetap stabil mulai dari hulu hingga setibanya mengairi lahan pertanian warga,” katanya sambil mengimbuhkan, faktor kehilangan air juga sudah diminimalisir. Dengan harapan air mampu bisa sampai ke hilir.

“Sehingga jangkauan pelayanan irigasi ke depan akan semakin meningkat sampai dihilir,” imbuhnya.

Terkait pembangunan saluran iragasi yang menggunakan jenis beton Precast, sejumlah rekanan kontraktor yang mendapat paket proyek dari dinas PUPR Bondowoso, mengeluh.

Pasalnya, proses pekerjaannya agak lama, untuk mencari keuntungan agak sulit.

“Kami mendapat jatah paket proyek dari Dinas PUPR bukannya senang, malah tambah susah, karena pekerjaan beton Precast ini sulit untuk mendapatkan keuntungan. Pekerjaan beton precast ini tidak seperti batu kali, tapi tolong nama saya jangan disebutkan,” pintanya pada petisi.co, Minggu (12/8/2018) di salah satu lokasi proyek.

Disamping itu, ia menjelaskan, dengan menggunakan beton precast ini, untuk mendapatkan keuntungan,  pihaknya harus pintar bermain mata.

“Kami harus bermain dalam pembuatan beton Precast itu, baik campuran maupun bahan materialnya,” katanya sambil mengimbuhkan, boleh kebijakan dari dinas itu menggunakan beton precast untuk bangunan saluran air, asal mengerti sendiri.

“Dinas selama ini terhadap rekanan kontraktor, terkesan enaknya sendiri. Kalau rekanan kontraktor menolak paket proyek dari dinas, juga rugi, karena kerja tidak kerja, pajak bendera yang saya gunakan tetap bayar ke pemerintah,” imbuhnya.

Setelah didesak tentang  dinas tidak mengerti, dia menjawab. “Saya tidak bisa mengungkapkan hal tersebut, karena itu rahasia perusahaan dengan dinas,” jelasnya.

Salah satu nasumber menyebutkan, bahwa bangunan saluran irigasi di daerah Bondowoso, yang  menggunakan beton Precast atau batu kali itu sama saja, tergantung dari pengawasan dari dinas terkait.

Meskipun bangunan tersebut, menggunakan beton precast,  masih terjadi dugaan penyimpangan.

“Karena beton yang digunakan saat ini terkesan tidak kokoh karena pembuatannya dari pelaksana proyek sendiri,” tuturnya.

Hasil pantauan petisi.co ke sejumlah lokasi proyek saluran  yang dibawah naungan dari dinas PUPR Bondowoso, yang menggunakan beton Precast, terkesan asal jadi.

Karena pembuatan beton tersebut, bahan materialnya, menggunakan pasir yang mengandung tanah.

Sekedar diketahui, tidak lama kejadiannya, salah satu pekerjaan HIPPA, dibongkar oleh pengawas dari Dinas PUPR, setelah pengawas dikonfirmasi sejumlah pemerhati pembangunan di Bondowoso.

Informasinya, pelaksanaan bangunan saluran irigasi yang dikelola HIPPA, tulangan beton precast itu, bahan materialnya tidak menggunakan besi, melainkan menggunakan bambu.(latif)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.