Puluhah Siswa SD di Babat Jerawat Mual Mual

oleh
oleh
Sekolah SD Babat Jerawat Pakal Kota Surabaya.

Usai Konsumsi MBG, Kini Kondisi Stabil

Surabaya, petisi.co – Puluhan siswa dari Sekolah Dasar (SD) Babat Jerawat I, merasakan mual mual setelah mengkonsumsi menu Makanan Bergisi Gratis (MBG).

“Sekitar 25 siswa  merasa mual,” ujar Mustofa Kepala Sekolah Dasar Babat Jerawt I kepada petisi.co, Selasa (03/02/2026).

Menurutnya,  ada 4 siswa kelas 3 hanya merasakan mual; 4 siswa kelas 4 mual; 15 siswa kelas 5 mual dan 5 di antaranya muntah (salah satu diantaranya muntah 2 kali); serta 3 siswa kelas 6 mual. Siswa kelas 1 dan 2 tidak ada yang terkena dampak.

“Kita selalu memastikan setiap pengiriman MBG tidak ada masalah, dan biasanya saya juga memeriksa sebelum diberikan. Namun kemarin saya sedang menghadiri rapat pengarahan Kepala Dinas Baru mulai jam 10.00 hingga pukul 13.00, serta juga menangani persiapan Pramuka Muri di Surabaya sebagai anggota panitia pelaksana,” ujar Mustofa.

Saat  peristiwa terjadi Senin (02/02/2-26), tindakan pertama sekolah adalah memberikan istirahat kepada siswa yang merasa tidak nyaman. Karena sebagian besar orang tua sedang bekerja, siswa tidak diizinkan pulang dan ditangani dengan pertolongan pertama, seperti minyak kayu putih atau balsam.

Wali murid menyampaikan kekhawatiran dan memberikan masukan agar sebelum diberikan, menu MBG lebih dulu diperiksa atau dicoba.

Mustofa menjelaskan bahwa perbedaan kondisi tubuh siswa bisa menjadi faktor penyebab, dan pihak sekolah akan melakukan evaluasi bersama SPPG, serta mengkoordinasikan dengan Dinas Pendidikan.

“Program MBG dari pemerintah sangat baik untuk gizi anak, namun pengelolaannya perlu ditingkatkan. Kami akan pastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Selain itu, pihak sekolah juga berharap agar program MBG dapat diperluas ke guru, meskipun saat ini masih terbatas hanya untuk siswa.

Pihak Dinas Pendidikan  juga telah meminta konfirmasi kehadiran siswa yang terkena dampak pada Selasa hari ini, dan akan melakukan kunjungan ke sekolah berdasarkan data yang diberikan.

Sementara itu Danramil Benowo Mayor inf. Agung Prasetyo Budi, ST., dihubungi melalui telepon membenarkan adanya siswa beberapa sekolah dasar di Pakal dan Benowo mengalami mual dan muntah.

Menurutnya, kemarin  Kepala Puskesmas Benowo  dr. Aloysius Tri Joehanto, sudah langsung mendatangi rumah siswa yang mengalami mual bersama kepala dapur SPPG.

“Kemarin dr. Aloysius Tri Joehanto,  pukul 14.00 langsung jalan bersama pengurus dapur SPPG. Pagi ini Puskesmas bersama Dinkes Surabaya langsung cek ke dapur SPPG,” ujarnya

Tim dari Satuan Pengendalian Pencegahan Gangguan Makanan (SPPG) telah melakukan kunjungan ke rumah-rumah siswa dan memastikan tidak ada yang perlu dirawat di rumah sakit. Kondisi semua siswa kini stabil, hanya 1 orang siswa yang tidak masuk sekolah.

Sedangkan kepala dapur SPPG di Pondok Benowo Indah ketika ditemui oleh media, enggan memberikan informasi dan meninggalkan kantor bersama stafnya.(joe)

No More Posts Available.

No more pages to load.