Puluhan Petugas Angkut Sampah Ngeluruk Dewan

oleh -72 Dilihat
oleh
Puluhan orang membawa gerobak sampah warna kuning yang berisi sampah memadati jalan raya kota Sidoarjo, ke arah Jabon

Buntut Tidak Adanya Solusi Terkait TPST

SIDOARJO, PETISI.COMasih tidak adanya solusi terkait Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) yang terletak di Desa Rangkah Kidul, Sidoarjo, membuat puluhan tukang angkut sampah melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sidoarjo. Aksi tersebut untuk memprotes Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sidoarjo lantaran belum memberi solusi soal TPST yang ditutup.

Sumadi (65) salah seorang tukang angkut sampah mengatakan, mereka terpaksa melakukan long march karena sudah dua bulan sejak September 2017 TPS di Jalan Lingkar Timur ditutup.
Padahal hingga sekarang tidak ada solusi yang tepat untuk mengatasi masalah sampah di daerah itu. Akibatnya para tukang sampah menjadi korban kemarahan warga Lingkar Timur.

“Dari DKP Sidoarjo tidak memberikan tempat (TPS),” ujar pria tua itu saat mengikuti long march pada Senin, 6 Oktober 2017.

Petugas pengangkut sampah menunggu kepastian

Secara terpisah , Supri, seorang tukang angkut sampah, menambahkan apa yang dilakukan dirinya dan teman-temannya ini bertujuan agar didengar oleh anggota DPRD dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Sidoarjo. Karena pihaknya tidak puas dengan sikap DKP yang selama ini tidak dapat memecahkan masalah sampah yang kini terbengkalai akibat tidak adanya kepastian tempat pembuangan.

“Mereka memberikan solusi tapi tidak tepat karena belum sesuai dengan keinginan warga di sana. Semenjak ditutupnya TPS Lingkar Timur sampai hari ini, DKP cuma dua kali mendatangi kami. Akan tetapi belum memberi kepastian untuk masalah tempat yang pas sebagai pengganti TPST,” ungkapnya.

Para petugas kebersihan ini, lanjutnya tidak mau mendapat teguran warga lagi. Karena yang bertanggung jawab atas kebersihan yang berada di Lingkar Timur itu pihaknya. Sedangkan, sampai saat ini para petugas tersebut bingung menempatkan di mana sampah-sampah tersebut. “Pemerintah sesegera mungkin menuntaskan perkara TPST,” harap Supri.

Puluhan orang itu membawa gerobak sampah warna kuning yang berisi sampah memadati jalan raya kota Sidoarjo, ke arah Jabon. Akibat aksi jalan kaki puluhan petugas kebersihan dari Lingkar Timur itu, terjadi kemacetan. Untuk itu, mereka mendapat pengawalan dari Polantas Sidoarjo. (eka/ari)