Tuban, petisi.co – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kembali menggelar ajang bergengsi bagi para gamer mobile lewat PWI Tuban E-Sport Tournament Season II 2025. Tournament yang memasuki tahun kedua ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp15 juta. Babak kualifikasi telah digelar secara online pada Jumat (13/6/2025), dan hari ini, Minggu (15/6/2025), grand final digelar secara offline di Gedung DPRD Kabupaten Tuban.
Grand final dibuka langsung oleh Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro. Sebelum pertandingan dimulai, para peserta terlebih dahulu mendapatkan sosialisasi terkait pemberantasan rokok ilegal dari Bea Cukai Bojonegoro.
Ketua panitia Piala PWI Tuban Esport, Mochammad Nur Rofiq, menjelaskan bahwa turnamen ini diikuti oleh total 64 tim, masing-masing 32 tim dari game Mobile Legends dan 32 tim dari PUBG Mobile.
“Ini adalah season kedua yang kami selenggarakan. Dari total peserta, 16 tim terbaik dari masing-masing game bertanding di grand final hari ini. Tidak hanya dari Tuban, ada juga peserta dari luar daerah, bahkan dari Jakarta,” ungkap Rofiq.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Tuban, Suwandi, mengatakan bahwa turnamen ini merupakan bentuk dukungan PWI terhadap perkembangan cabang olahraga elektronik (E-Sport), sekaligus menjadi wadah untuk menjaring bakat muda.
“Selain berkompetisi, kami juga ingin memberikan edukasi kepada generasi muda tentang dunia jurnalistik serta sosialisasi yang tepat terkait pemberantasan rokok ilegal,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini, khususnya Forkopimda Tuban, sponsor dari kalangan swasta maupun BUMN, serta mitra PWI lainnya.
Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, turut mengapresiasi penyelenggaraan event ini. Kepada PWI Tuban yang telah memberikan wadah bagi anak-anak muda di Cabor E-Sport.
“Kami sangat mendukung turnamen seperti ini karena bisa menjadi wadah positif bagi anak-anak muda. Harapannya, dari sini bisa lahir atlet-atlet E-Sport profesional yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional,” pungkasnya. (ric)







