Puluhan Warga Datangi Pasar Baru Kencong, Karyawan Semburat

oleh
Perwakilan warga di Mapolsek Kencong dengan pihak Kantor ADS saat mediasi

JEMBER, PETISI.CO – Berdalih peduli pedagang Pasar Baru Kencong, Selasa (25/4/2017), puluhan warga mendatangi kantor PT Artha Dwi Sejahtera (ADS), yang berada di lokasi pasar, Kecamatan Kencong Kabupaten Jember.

Mereka tiba-tiba merangsek masuk dalam kantor ADS dan membuat karyawan yang ada di dalamnya ketakutan dan berhamburan keluar ruangan.

Menurut seorang pegawai bagian administrasi yang saat kejadian ada di kantor, Novi Arisanti, kepada sejumlah awak media, kawanan berjumlah sekitar 15 hingga 20 orang.

“Mereka masuk ke ruangan kantor dan menyuruh pegawai yang ada dalam untuk keluar. Bukan hanya itu, mereka juga mengeluarkan seluruh barang yang ada di dalam, seperti meja, kursi, komputer, dan yang lainnya,” ujar Novi.

Tak ayal, semua perabotan kantor berada di luar, selain itu juga mengatakan, lanjut Novi, mereka  bilang kalau PT Arta Wahana Persadha tidak berhak mengelola pasar.

“Pasar Kencong Baru adalah hak Dinas Pasar,” lanjut  Novi menirukan ucapan kawanan yang datang.

Namun, aksi mereka akhirnya berhenti sesaat kemudian setelah petugas dari Kepolisian Sektor Kencong datang ke lokasi kejadian dan mengamankan puluhan warga. Mereka dan perwakilan dari pihak kantor ADS ke Mapolsek Kencong untuk mengetahui lebih jelas akar permasalahan.

Selama beberapa jam berlangsung mediasi antara kedua belah pihak yang difasilitasi pihak Polsek tak menemui titik temu. Bersamaan dengan itu, satu truk petugas Dalmas dari Polres Jember datang dan membawa sekitar 15 orang yang diduga ikut ambil bagian dalam aksi tersebut ke Mapolres Jember.

Kepada wartawan, Kapolsek Kencong AKP Saidi, mengakatakan, mensinyalir jika ada otak dibalik aksi brutal sekawanan itu. Pasalnya, saat diperiksa petugas, mereka bukanlah pihak yang sehari-harinya beraktifitas dipasar.

“Mereka bukan pedagang pasar atau yang lainnya. Bahkan, sebagian dari mereka berasal dari Kecamatan Jombang, untuk sementara, para pelaku diperiksa sebagai saksi,” ujarnya.

Terkait dengan dibawanya para pelaku ke Mapolres Jember, mengatakan, lantaran terbatasnya petugas penyidik di polsek. “Untuk proses hukumnya ditunggu dulu perkembangannya, bisa jadi aksi mengarah pada tindakan premanisme,” ringkasnya.

Informasi yang dihimpun, mereka menuntut pihak swasta yang selama ini mengelola pasar Kencong Baru agar keluar dari manajemen dan mengembalikannya Pengelolaan pasar Baru Kencong ke Pemkab.(yud)