Puskesmas Ngantru adakan Pertemuan dengan Kader Fatayat Muslimat, Ajak Deteksi Dini PTM

oleh -166 Dilihat
oleh
PKM Ngantru adakan pertemuan dengan kader fatayat muslimat dalam rangka deteksi dini PTM

TULUNGAGUNG, PETISI.CO – UPT Puskesmas Ngantru, Kabupaten Tulungagung, adakan pertemuan dengan kader kader fatayat muslimat yang ada di 8 Desa se wilayah kerja Puskesmas (PKM) setempat.

Kegiatan pertemuan tersebut melibatkan SDM yang ada diantaranya, kepala puskesmas, pl PTM, perawat desa serta tenaga dari dinas kesehatan (p2p) dan diikuti 24 peserta kader fatayat muslimat yang diadakan di Aula Puskesmas Ngantru selama 2 hari, 19 – 20 Juni 2024.

Kepala PKM Ngatru, dr. Dedi Hariyanto, mengatakan, tujuan mengadakan pertemuan dengan kader fatayat muslimat itu adalah meningkatkan kapasitas dari pada kader fatayat-muslimat dan pengetahuan kader fatayat-muslimat serta ketrampilan dalam pelaksanaan kegiatan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM).

Kegiatan ini lebih dikenal dengan istilah “Muslimat Bawa Koper si Petrok (muslimat berbakti dan berdakwah dengan kontrol hipertensi untuk atasi penyakit stroke).”

Diterangkan, untuk hari pertama pemberian materi sebanyak 6 jenis materi yaitu, penyakit ht (hipertensi), penyakit dm (dabetes mellitus), penyakit ptm lainnya (jantung,ginjal dan lain sebagainya), tentang pengenalan kegiatan pemeriksaan difatayat muslimat (materi posbindu PTM).

“Sedangkan hari kedua, praktek pemeriksaan kesehatan meliputi, penyakit ca servik, materi tentang cara pengukuran (tinggi badan, berat badan, tensimeter, lingkar perut, pemeriksaan GDA,” sambugnya, Jumat (21/6/2024).

Adapun jenis praktek, antaralain, praktek cara pengukuran tinggi badan, pengukuran berat badan, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan/ cek tensi darah, pemeriksaan/ cek gula darah, penentuan risiko.

Menurutnya, kegiatan Muslimat Bawa Koper Si Petrok ini mendapat dukungan dari Dinkes Tulungagung, kepala desa, serta kader, yang berperan aktif dalam pelaksanaan deteksi dini PTM serta berkemauan belajar/praktek tindakan pemeriksaan secara bergantian.

Kepala PKM Ngantru berharap, semua kader fatayat-muslimat bisa lebih memahami dan bisa langsung mempraktekkan untuk kegiatan pemeriksaan ditempat dan diharapkan nantinya semua kader bisa melakukan pemeriksaan sendiri.

“Kegiatan pertemuan kader fatayat-muslimat diharapkan dapat menekan peningkatan angka kesakitan dan kematian yang diakibatkan oleh penyakit ptm (penyakit tidak menular),” tuturnya. (par)

No More Posts Available.

No more pages to load.