PETISI.CO
Pelantikan pengurus PWI Kabupaten Jombang periode 2021-2022.
PERISTIWA

PWI Kabupaten Jombang Periode 2021-2022 Dilantik

JOMBANG, PETISI.CO – Pemerintah Kabupaten Jombang memfasilitasi pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Jombang periode 2021-2024 di Pendopo Pemerintah Kabupaten Jombang pada, Rabu (17/3/2021) pagi.

Pengurus PWI Kabupaten Jombang yang diketuai oleh Sutono ini dilantik oleh Wakil Ketua Pengurus PWI Kabupaten Jombang, Mahmud Suhermono, disaksikan oleh Bupati Jombang, Wakil Bupati Jombang, Forkopimda, Sekdakab Jombang, segenap pejabat lingkup pemkab Jombang, organisasi wanita, organisasi pemuda dan tokoh masyarakat, serta keluarga besar PWI Kabupaten Jombang.

Wakil Ketua Pengurus PWI Kabupaten Jombang, Mahmud Suhermono, dalam sambutannya berpesan agar media mampu menjalankan fungsinya sebagai sarana informasi, pendidikan, hiburan, serta kontrol sosial.

Baca Juga :  Hari Pers Nasional Ke 74, TNI-Polri Ikut Donor Darah di PWI Jatim

“Pekerja media harus tabayun, media harus hadir, mampu memberikan klarifikasi di saat negara dalam carut marut,” tandasnya.

Bupati berharap PWI Jombang terus meningkatkan SDM guna menciptakan wartawan yang kompeten dan profesional, sehingga dapat menjadi sumber informasi yang mencerdaskan untuk masyarakat.

Hj. Mundjidah Wahab Bupati Jombang yang tidak lain adalah Putri dari Pahlawan Nasional KH Abdul Wahab Chasbulloh ini juga mengapresiasi PWI Kabupaten Jombang yang juga menggelar sarasehan dengan tema Meneladani KH. Abd. Wahab Chasbulloh.

Adapun tema yang diangkat adalah “Membangkitkan Spirit Perjuangan Lewat Tulisan”.  Narasumber yang dihadirkan di antaranya Jaenal Effendi (Ketua Kyai Wahab Chasbulloh Foundation) yang diwakili Ulfa Masfufah, Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid (Putri KH Abdul Wahab Chasbulloh), H. Abdul Mun’im, DZ (Wakil Sekjend PB NU, serta Choirul Anam atau cak Anam (tokoh Pers Jatim yang juga sejarawan NU).

Baca Juga :  Giliran Pelajar SMA Antartika Buduran Dapat Vaksinasi dari Polresta Sidoarjo

Sudah banyak kajian tentang sosok Kyai Wahab dari sisi aktivis organisasi, sisi penggerak ekonomi, serta Kyai Wahab sebagai politisi.

Namun sangat jarang yang mengupas Kiai Wahab dari sisi literasi atau kepenulisan. Padahal, KH. Wahab Chasbulloh memiliki kesadaran tentang pentingnya media bagi organisasi. Dalam tulisannya, KH. Wahab mengatakan, sebuah perkumpulan yang tak memiliki media, sama dengan perkumpulan buta tuli.

Maka, Kyai Wahab Chasbulloh terjun langsung menangani media pertama NU, Swara Nahdlatoel Oelama (SNO). Kyai Wahab duduk sebagai pemimpin redaksi di media tersebut.  Itulah yang dikupas dalam sarasehan tersebut. (roy)

terkait

Kapolsek Sinjai Timur Bagikan Masker Kepada Pengendara Sepeda Motor  

redaksi

Apel Danramil dan Babinsa se-Korem 032/Wirabraja 2018

redaksi

Polres Kediri Berikan 200 Paket Beras Kepada Ojek Online

redaksi