Tuban, petisi.co – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya literasi di kalangan pelajar. Melalui rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, PWI Tuban menggelar pemilihan Duta Literasi Pelajar tingkat SMP/sederajat se-Kabupaten Tuban.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 pelajar dari 52 SMP/sederajat dan berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (3–4 Februari 2026), bertempat di Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Siswo Suwarko. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah PWI Tuban yang dinilai turut berperan aktif dalam penguatan literasi di lingkungan pendidikan.
Ketua PWI Kabupaten Tuban, Suwandi, menyampaikan bahwa kegiatan Duta Literasi Pelajar merupakan bagian dari rangkaian peringatan HPN PWI Tuban tahun 2026.
“Duta literasi pelajar ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional PWI Tuban tahun 2026,” ujar wartawan Harian Bangsa tersebut.
Menurut Suwandi, literasi memiliki peran strategis di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, memilah, mengevaluasi, serta menggunakan informasi secara bijak.
“Di era digital, literasi menuntut kita untuk lebih kreatif dan kritis. Anak-anak harus mampu memahami serta memanfaatkan informasi secara efektif,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Suwandi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kepala sekolah, pengurus, serta pembina Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten Tuban yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga pelaksanaan Duta Literasi Pelajar berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat nyata bagi para pelajar,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Siswo Suwarko, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini. Menurutnya, penguatan literasi dan kepercayaan diri siswa membutuhkan pendekatan yang tidak hanya terbatas pada pembelajaran di dalam kelas.
“Kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter, keberanian, dan budaya literasi siswa. Harapannya, akan lahir duta-duta literasi dari setiap satuan pendidikan,” tuturnya.
Dukungan juga disampaikan Rektor Unirow Tuban, Dr. Warli. Ia mengapresiasi kepercayaan PWI Tuban yang telah menunjuk Unirow sebagai tuan rumah kegiatan Duta Literasi Pelajar tersebut.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Duta Literasi Pelajar. Terima kasih kepada PWI Tuban atas inisiasi kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” kata Warli.
Warli menambahkan, berdasarkan berbagai hasil survei, tingkat literasi di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Oleh karena itu, gerakan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab guru atau sekolah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Literasi adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kegiatan ini menjadi pemantik lahirnya generasi pelajar Tuban yang literat dan kritis,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pembukaan kegiatan Duta Literasi Pelajar PWI Tuban ini turut dihadiri unsur Forkopimda atau perwakilannya, para kepala sekolah, serta pengurus dan pembina MKKS se-Kabupaten Tuban. (ric)








