Rampung Jabat Wali Kota Surabaya, Whisnu Fokus Kerjakan Tugas Partai

oleh -325 Dilihat
oleh
Serah terima jabatan dari mantan Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana lepada Plh Wali Kota Surabaya, Hendro Gunawan di Balai Kota Surabaya.

SURABAYA, PETISI.CO – Setelah meletakkan jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya per 17 Februari 2021 ini, Whisnu Sakti Buana akan kembali fokus mengerjakan tugas sebagai Wakil Ketua Bidang Keorganisasian DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Terlebih, upaya itu dilakukannya untuk mempertahankan kemenangan partai besutan Megawati Soekarnoputri di kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.

“Saya kembali ke kandang banteng. Kita kuatkan PDI perjuangan di Jawa Timur untuk mempertahankan kemenangan (Pemilu) 2019 ini di tahun 2024,” kata Whisnu seusai melakukan serah Terima jabatan kepada Pelaksana Harian Wali Kota Surabaya, di Balai Kota Surabaya, Rabu (17/2/2021).

Selain itu, dirinya juga memastikan akan terus mengabdi kepada masyarakat Kota Surabaya, meskipun sudah tak memegang jabatan strategis di lingkup pemerintahan.

“Bagi saya pengabdian itu tidak harus dengan jabatan. Dimanapun dan kapanpun posisinya kita masih terus bisa mengabdi,” jelasnya.

Tujuan hidup saya untuk memberikan pengabdian kepada warga surabaya, pada umat manusia. Saya sendiri pengen bermanfaat buat manusia yang lain.

Lebih lanjut, dirinya tak memungkiri selama menjabatan sebagai Wakil Wali Kota mendampingi Tri Rismaharini, Plt Wali Kota, hingga diangkat sebagai Wali Kota Surabaya, banyak kenangan yang terlukis di benaknya. “Wakeh (banyak) kenangan,” singkatnya.

Whisnu juga menyebut jika dirinya mendapatkan kado manis di akhir masa jabatannya, yaitu berupa informasi terkait kasus Covid-19 di Surabaya.

Ia pun menjelaskan, per tanggal 16 Februari tak ada peningkatan, bahkan jumlahnya sudah nol kasus positif.

“Iya, saya juga tidak menduga, saya kan tiap hari direport untuk penambahan konfirm positif berapa. Nah, pas tanggal 16 kemarin itu nol kasus di Surabaya, padahal sebelumnya ada 63, 71 persen,” ungkap dia.

Pria yang akrab disapa WS itu berpesan kepada seluruh warga Kota Surabaya agar terus meningkatkan kedisplinan penerapan protokol kesehatan.

“Selain 3M, tetap harus menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. Itu yang paling penting dan kesadaran itu sudah mulai muncul,” ujar Whisnu.

Dirinya pun menyampaikan rasa terima kasih atas segala bentuk partisipasi masyarakat dalam membantu upaya pemerintah menangani permasalahan pandemi Covid-19.

“Saya ucapkan terima kasih pada warga surabaya menghadapi pandemi ini kita tidak bisa sendirian. Pemkot tidak bisa sendirian menghadapi pandemi, kita harus bersama. Kita sudah berupaya yang terbaik,” pungkasnya.

Sebagaimana yang diketahui, DPRD Kota Surabaya telah menggelar rapat paripurna terkait usulan pemberhentian Wali Kota Surabaya dengan masa jabatan 2016-2021, pada hari Rabu ini.

Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono mengatakan, rapat tersebut seharusnya diselenggarakan pada Selasa (16/2/2021) kemarin. Namun harus ditunda, lantaran pihaknya masih harus merampungkan agenda reses terlebih dahulu.

“DPRD hanya punya usulan pemberhentian kepala daerah, diteruskan kepada Gubernur untuk disampaikan pada Kemendagri untuk dapat SK pemberhentian,” Kata Awi, sapaan akrabnya. (nan)

No More Posts Available.

No more pages to load.