Petisi
2. Kasat Reskrim Polres Blitar Kota menenangkan masa aksi demo
PERISTIWA

Ratusan Warga Desa Sidorejo Ponggok Geruduk Kantor Desa

Tuntut Pecat Kepala Dusun Sidomulyo

BLITAR, PETISI.CORatusan masa warga Dusun Sidomulyo Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar melakukan aksi demo menuntut kepada Kepala Desa (Kades)-nya untuk memberhentikan Kepala Dusun yang bernama Dodok Romdhoni, dengan tidak hormat, Senin (17/06/2019).

Aksi Demo ini dipimpin Mariyani (30), seorang tokoh warga setempat yang mengatasnamakan wakil warga Dusun Sidomulyo Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Blitar.

Dalam pergerakan aksi ini dijaga ketat oleh aparat keamanan dari Polres Blitar Kota, sehingga berjalan aman dan kondusif, dan masa yang diwakili oleh tokohnya ditemui oleh Kepala Desa Sidorejo, Muspika Kecamatan Ponggok dan Kasat Reskrim Polres Blitar Kota.

Mariyani yang menjadi Koordinator Aksi Demo kepada Petisi mengatakan, aksi ini dilakukan karena masarakat Dusun Sidomulyo Desa Sidorejo sudah tidak menghendaki lagi dengan kinerja Kepala Dusunya.

“Karena tidak Layak lagi menjadi Kepala Dusu, sebab selama menjabat  dua tahun ini banyak membuat keresahan dan permasalahan di Dusun Sidomulyo Desa Sidorejo ini,” kata Mariyani.

Lebih lanjut Mariyani menjelaskan, dalam tuntutan aksi ini warga menuntut agar yang punya masalah hukum harus diproses sesuai hukum yang berlaku di NKRI, selain itu Kepala Dusun Sidomulyo Desa Sidorejo (Dodik Romdhoni) Harus diberhentikan dengan tidak hormat.

“Karena semua tuntutan dari warga sudah dipenuhi, maka aksi yang rencananya akan longhmach dari Kantor Desa Sidorejo ke Kantor Kecamatan Ponggok dibatalkan, dan cukup hanya berhenti sampai di Kantor Desa ini,” jelas Maryani.

Ratusan Masa Aksi Demo di Kantor Desa Sidorejo

Sukamto Kepala Desa Sidorejo seusai menerima aksi warganya kepada Petisi mengatakan, bahwa menurut Peraturan Bupati Blitar nomor 44 tahun 2016 dan Peraturan Desa Nomor 3 tahun 2016, Kepala Desa diperbolehkan memberhentikan dan memutasi perangkat desa setelah 6 bulan dilantik sebagai Kepala Desa.

“Untuk itu, karena Kepala Dusun yang menjabat di Dusun Sidomulyo tidak dikehendaki masyarakatnya, maka saya berhentikan dan saya mutasi, karena untuk apa dipertahankan kalau kinerjanya tidak mampu dan tidak dikehendaki oleh masarakatnya?” ujarnya.

Padahal jabatan Kepala Dusun itu melekat secara langsung dengan masyarakat. “Maka terhitung mulai Jum’at (28/06/2019) saya berhentikan (non aktif) jadi Kepala Dusun Sidomulyo,” pungkasnya.(min)

terkait